Diberdayakan oleh Blogger.

Yes, We Made Memories at Cibinong City Mall

 


“Kehilangan orang tua berarti kehilangan masa lalu, kehilangan anak berarti kehilangan masa depan. Jika Anda tidak ingin kehilangan anak, maka berikan pengasuhan terbaik untuknya, berikan waktu terbaik untuknya, berikan kenangan terbaik untuknya, dan ajari kebiasaan terbaik untuknya.” Elly Risman- Pakar Psikologi dan Pengasuhan Anak.


Hari ini tanggal 30 Mei 2022, tepat 32 tahun yang lalu, saya lahir ke dunia ini, yakni pada hari Rabu, 30 Mei 1990. Rasanya baru saja saya merasakan masa kanak-kanak, dan masa sekolah, hingga akhirnya saya tumbuh dewasa dan memiliki anak-anak dan keluarga.


Masa kecil adalah masa yang sangat saya rindukan. Banyak hal yang terjadi, banyak kenangan yang masih terekam jelas di benak saya. Saya ingat, Ketika saya berusia sekitar 6 atau 7 tahun, saya sering diajak bermain (kalau sekarang mungkin semacam Play ground atau area bermain, ya) di daerah Pamulang (Sekarang Tangerang Selatan) yaitu Plaza Tomang Tol, dan Plaza Borobudur yang ada di daerah Ciputat.


Happy birthday to you Little Girl


Saya masih mengingat dengan jelas, bagaimana saya duduk di dalam angkutan umum berwarna putih, bersama kedua orang tua saya, berharap saya mendapatkan permainan yang sangat menyenangkan di area bermain nanti.


Mall penuh kenangan pada zamannya


Sayangnya, ada kejadian tragis di masa itu, yakni bertepatan dengan bulan ulang tahun saya ke 8, yakni tragedi kerusuhan Mei 1998. Dimana kota Jakarta dan sekitarnya dilanda kerusuhan hebat, reformasi negeri ini menumbalkan banyak orang, harga yang sangat mahal untuk dibayar oleh rakyat.

 

Malam itu sangat mencekam, usia saya baru 8 tahun. Di jalan-jalan terdengar kendaraan berlalu lalang, suara sirine mobil polisi, pemadam kebakaran, bahkan ambulance menguasai malam. Saya dan orang tua saya tentu tak bisa tidur. Kami hanya mampu mengintip dari lubang pintu dan jendela, apa yang sedang terjadi, kami sama sekali tak berani untuk membuka pintu.


Kejadian yang sangat mencekam saat itu, yang tidak bisa saya lupakan seumur hidup


Kerusuhan Mei 1998 sangat membekas di ingatan saya. Saat pagi tiba, kami baru berani membuka pintu dan saling bertegur sapa dengan para tetangga. Di halaman rumah saya terdapat beberapa barang, mainan, alat elektronik, entah siapa yang menyimpannya di sana.

 

Beberapa tetangga juga berkata mendapatkan banyak makanan, diapers, peralatan bayi, dll. Barang-barang ini katanya adalah hasil penjarahan Mall yang ada di sekitar tempat kami tinggal. Dan benar saja, Plasa Tomang Tol tempat saya sering bermain, sudah hangus terbakar. Mall tersebut dijarah dan dibakar massa yang kecewa dengan pemerintah saat itu, dan dipicu adanya bentrokan antar etnis yang seharusnya tidak terjadi.


Kisah itu sudah terjadi 24 tahun silam, namun masih menyesakkan jika diingat Kembali. Mudah-mudahan, saat ini dan sampai kapan pun, jangan pernah terjadi kembali tragedi memilukan seperti pada tahun 1998 di bumi Indonesia.


Kita akan Kehilangan Kenangan/Memori di Masa Kecil




Menurut beberapa artikel yang saya baca, kita akan kehilangan Sebagian besar memori atau kenangan kita di masa kecil, terutama saat berusia 3-5 tahun. Kemudian kita akan memulai Kembali ingatan masa kecil kita saat berusia 7 tahun (sekitar usia SD). Walaupun ada beberapa orang yang mampu mengingat kenangan ketika usia belajar berjalan. Namun, tentunya tidak banyak orang yang memiliki ingatan seperti ini.


Para pakar psikologi menyebutnya dengan amnesia masa kanak-kanak (infantile amnesia), istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Sigmund Freud, pencetus ilmu Psikologi. Dimana seorang anak tidak bisa mengingat masa-masa awal kehidupan mereka.


Apa yang menyebabkan kita tidak bisa mengingat kenangan atau memori di masa kecil? Jawabannya adalah karena perkembangan otak bayi atau balita pada saat itu masih belum optimal. Dan Ketika kita tumbuh besar, maka sel otak baru akan menggantikan sel otak lama, maka bisa jadi kenangan yang terekam pun akan ikut menghilang.

 

Saya (Paling kanan) masih meraba ingatan ketika melihat foto ini


Saya sendiri, hanya mampu mengingat masa kecil saya Ketika usia 5 tahun (usia TK) kemudian kelas 1 SD, dan Ketika kelas 2-3 SD saya lupa dengan apa yang terjadi. Ingatan terkuat saya adalah peristiwa kerusuhan Mei 1998, karena berkaitan dengan tempat yang paling saya sukai, yakni Plasa Tomang Tol yang dijarah dan dibakar massa pada saat itu.


Kamu sendiri, mampu mengenang ingatan di waktu kecil sejak usia berapa tahun? Memori apa yang paling kamu ingat? Tulis jawabannya nanti di kolom komentar, ya.

 

Namun, di beberapa artikel pun dituliskan, sama seperti saya, ada yang tidak bisa mengingat masa kecil walapun pun sudah berusia 7 ke atas. Memori atau kenangan tersebut tidak dapat diingat kembali, padahal diri ini sangat ingin mengenang masa kecil dulu.


Bagaimana cara membangkitkan ingatan masa kecil?




Ingatan masa kecil laksana serangkaian puzzle, yang harus kita temukan di dalam memori atau ingatan kita. Beberapa cara untuk membangkitkan kembali ingatan di masa kecil yaitu dengan cara:

 

1. Berbicara tentang masa lalu. Bisa kita lakukan dengan orang tua kita, kita minta orang tua atau saudara kita menceritakan kembali bagaimana cerita masa kecil kita dulu.


2. Melihat foto. Ini adalah hal yang paling bisa kita lakukan. Jika kita memiliki foto saat kita berulang tahun, jalan-jalan, sekolah, dan lainnya, kita bisa memulai mengingat kembali apa yang terjadi di masa lalu.


3. Mengunjungi tempat yang familiar bagi kita. Sebenarnya saya ingin sekali melihat Mall tempat saya sering bermain dulu. Namum, sekarang, hanya tersisa reruntuhan bangunan yang sudah rata dengan tanah. Rasanya waktu berjalan mundur jika saya melihat puing-puing bangunan tersebut, seperti tertarik kembali ke tahun 1990-an.


4. Berkunjung ke rumah lama atau ke rumah nenek. Ya, bangunan atau barang yang ada di rumah, bisa mengingatkan kita akan masa kecil.


5. Mendengarkan musik atau lagu ketika kecil dulu. Huhu, kadang saya justru menangis Ketika mendengar lagu-lagu Ketika saya kecil, rasanya rindu sekali dan kenangan-kenanagan pun mulai bermunculan.


Family Time at Cibinong City Mall


We are so Happyyyy




Saya sudah beberapa kali menulis artikel mengenai Cibinong City Mall di blog ini. Cibinong City Mall atau CCM adalah Mall yang dibuka bersamaan dengan kepindahan kami sekeluarga dari Bandung ke Cibinong.


Tulisannya ada di sini: Our Family Time at Cibinong City Mall


Mall yang membuat kami merasa kerasan atau betah tinggal di sini, karena kami merasa dekat dengan hal-hal yang membuat hidup kami lebih menyenangkan walau dalam perantauan. Ya, CCM memiliki ruang tersendiri di hati kami.


Karena kenangan atau memori itu adalah sesuatu yang sangat berharga, seperti yang sudah saya tulis di atas, maka dari itu, saya ingin membuat anak-anak mendapatkan kenangan kebersamaan keluarga terbaik di sini.

 

Dilansir dari Popmama.com, banyak sekali manfaat positif Ketika kita memberikan kenangan atau memori yang indah dan membahagiakan di masa kecil untuk anak-anak kita.



Aldebaran bahagia sekali bisa main di Kidzooona



1. Kenangan masa kecil menentukan kehidupan masa kini

Kenangan-kenangan masa kecil anak ternyata berpengaruh terhadap masa dewasanya kelak. Kebiasaan dan kenangan yang mereka terima, perlahan akan ikut menyusun keberhasilan masa depannya kelak. Karena masa kecil adalah masa yang tak pernah terlupakan, apalagi kertika kita sudah sukses di masa depan.

 

2. Kenangan masa kecil dapat memberikan emosi positif

Kenangan masa kecil dapat memberikan emosi positif Ketika anak tumbuh dewasa. Kenangan yang menyenangkan dan membahagiakan, akan memberikan semangat hidup yang positif bagi anak-anak. Semakin dewasa, kita akan menghadapi berbagai macam masalah kehidupan, dengan mengenang masa kecil yang Bahagia, kebahagiaan itu seketika datang membuat kita kembali tersenyum. Kenangan ini lah yang akan menjadi self motivation untuk anak kita nanti.

 

3. Kenangan masa kecil memengaruhi karakter

Kenangan terhadap yang terjadi di masa kecil tentunya akan memengaruhi karakter anak di masa depan. Maka dari itu, apa yang kita berikan pastikan menumbuhkan karakter baik pada anak.

 

4.Kenangan masa kecil ikut membentuk nilai dan prinsip hidup

Kejadian dan pelajaran hidup yang kita terima saat kecil tentunya akan menjadi landasan bagi kita (setelah dewasa) untuk membentuk nilai dan prinsip hidup. Maka penting sekali memberikan ingatan, kenangan, dan pembiasaan hidup yang baik sejak anak masih berusia dini.

 

5. Moment menggembirakan akan diingat selamanya

Sebagai orang tua, tentunya kita ingin selalu diingat oleh anak-anak kita, dan tentunya dalam moment yang membahagiakan hati mereka.


Perlu diingat ya Ma, kejadian negatif juga akan membekas di hati anak-anak kita. Maka dari itu, sebisa mungkin kita harus mengikisnya dengan memori-memori yang indah.


Usia Aksara baru 3 tahun, mungkin di masa depan, ia tak akan ingat moment ini.
Mudah-mudahan, Kakak-kakaknya lah yang nanti akan bercerita tentang masa kecil
mereka bertiga.



Beberapa waktu lalu, dalam moment perayaan hari ulang tahun Aldebaran, kami sekeluarga berekreasi ke Cibinong City Mall. Anak-anak, khususnya Aldebaran ingin bermain di Kidzoona, salah satu area bermain favorit di Cibinong City Mall.


Bermain di Kidzooona Cibinong City Mall

 

So exited! Memacu adrenalin dan aktivitas Psikomotorik anak

Harga tiket masuknya, saat itu kita datang weekday, yaitu 80.000/anak (selama dua jam bermain). Tempatnya sangat bersih, terawat, dan banyak sekali permainan anak yang juga menstimulasi kognitif dan psikomotorik.


Anak-anak juga bisa bermain 'Role Playing' atau bermain peran. Anak-anak bisa menjadi Dokter, Pedagang, Pemadam Kebakaran, dan lain-lain.


Abbiy lagi jajan nih, di Kedai Aldebaran


Adek Aksara juga ngga mau kalah, mau beli burger dulu, ya


Kali ini Aksara, nih, yang jadi penjual Ice Cream


Kakak Kifah juga habis jajan Sushi di Kedai Aldebaran


Saat masuk ke Kidzooona, kita harus mempersiapkan kaos kaki untuk anak dan orang tua, ya. Jika tidak membawa, bisa membeli di Kidzooona juga, jadi jangan khawatir.

 

Harga tiket masuk Kidzooona:


Harga ini saya lihat di https://harga.web.id/ 
Ketika saya ke sana kemarin harganya memang 1 jam weekday 70.000 
dan 2 jam weekday 80.000. 


 





Cibinong City Mall, Mall Ramah Anak dan Nyaman untuk Menghabiskan Waktu untuk Keluarga


Selain ramah anak, dengan fasilitas tempat bermain yang nyaman dan bersih, Cibinong City Mall juga ramah untuk kita menghabiskan waktu Bersama keluarga.


Mall-nya luas dan besar sekali, anak-anak tidak khawatir menabrak orang lain atau jatuh karena Mall yang sempit. Atau Ketika kita membawa stroller anak, masih sangat nyaman karena tidak berdesakkan dengan orang lain.


Cibinong City Mall ini memang salah satu Mall terbesar di Kabupaten Bogor. Lokasinya pun sangat strategis, mudah diakses dan bebas macet.


CCM itu luas dan lapang banget, jadi gak sempit kalau kita jalan bareng anak-anak


Banyak tenant makanan, fashion, home living, Kesehatan, kecantikan, edukasi, gadget, groceries, dll.


Selain itu, parkir di CCM juga luas, Musholanya bagus, toiletnya bagus dan bersih, jadi benar-benar membuat kita gak merasa di tempat umum.

 

Pernah ngga, sih kita kalau pergi ke mall atau tempat/gedung, mau sholat dan ke kamar mandi itu risih banget? Kadang kita tahan buang air kecil sampai di rumah, dan mau sholat juga susah, kalau sholat di rumah takut kehabisan waktu, tapi kalau di Mall gak nyaman.




Nah, menurut saya, CCM itu Mall yang HOMMYYY BANGET. Gak risih untuk ke toilet atau ke Mushola. Mau bawa baby juga bisa ganti diapers atau menyusui dengan aman dan nyaman.















Nah, iya, tenant di CCM banyak banget, ratusaaann. Jadi, bisa dilihat sambil
main ke sini aja, ya.



Sejauh ini, CCM adalah salah satu Mall terlengkap, terluas, dan terbesar yang membuat saya nyaman untuk menghabiskan waktu. Dan menjadi ONE STOP SOLUTION untuk memenuhi kebutuhan hidup kita sehari-hari.

Saya pernah menulisnya di sini: 




Selain itu, CCM sangat mengerti kebutuhan generasi saat ini, Generasi Milenial Y and Z, yakni kebutuhan akan dana digital dan baterai gadget supaya tetap ON. Ada tempat pengisian saldo Gopay dan penyewaan Power Bank juga, nih, di CCM.





Berbelanja kebutuhan Groceries bisa dilakukan di Carefour. Belanja gadget pun banyak sekali tersedia di CCM. Bahkan untuk belajar Bahasa Inggris dan Sunatan/Khitanan pun ada di Cibinong City Mall ini.





Jalan-jalan ke CCM juga bisa dapat hadiah I-Phone, motor, dan mobil!!!


Hadiah Grand Lucky Draw


Selain untuk berbelanja kebutuhan dan jalan-jalan, eh ternyata cash yang kita keluarkan untuk belanja dan jalan-jalan juga bisa ditukar menjadi point reward yang bisa diundi untuk mendapatkan I-Phone, motor, dan grand prize mobil Kijang Innova. WOOOWWW.


Gambar hadiah hanya ilustrasi yaa


Mau tau gimana caranya?

 

Ini saya buatkan infografisnya ya supaya mudah untuk melakukan step-stepnya. Info lebih lanjut bisa menghubungi pusat informasi di Cibinong City Mall, ya.

 

Untuk pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi Redemption Counter di
Upper Groun Floor dan Ground Floor CCM. 



Akses Menuju CCM Lewat Mana, ya?

 



Alamat Cibinong City Mall yaitu Jalan Tegar Beriman No, 1 Cibinong. (Buka pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.)

 

1. Kendaraan pribadi bisa mengakses Jalan Raya Jakarta Bogor, atau bisa melalui Jalan Pabuaran (Citayam) kemudian ke Pemda Cibinong. Bisa juga mengakses TOL Cibinonga atau TOL Sentul.

2. Transportasi umum bisa juga menggunakan KRL Jabodetabek (Stasiun Bojong Gede atau Stasiun Cibinong) kemudian bisa dilanjutkan dengan OJOL atau angkutan umum.

 

Yes, We Made Story and Memory at Cibinong City Mall!


Mudah-mudahan kenangan bersama ini bisa menjadi memori indah bagi
anak-anak di masa depan.



Saya berharap, anak-anak menyimpan memori ini seumur hidup mereka. Karena, sebagai orang tua yang tak luput dari banyak kesalahan, yang kami inginkan adalah anak-anak mengenang kami sebagai orang tua yang baik.


*Jadi sedih nulis ini


Ya, seperti yang kita tahu, banyak dari kita sebagai orang tua, merasakan berbagai inner child (luka batin) yang pernah kita terima Ketika kecil dulu. Namun, bagaimana sekarang kita memaafkan luka batin tersebut? Salah satunya yakni dengan mengenang momen bahagia bersama orang tua kita, di tempat yang penuh kenangan bahagia di waktu kecil.




Itu pun yang saya harapkan, semoga memori waktu kebersamaan kami sekeluarga ini, bisa memberikan semangat dan kehangatan di masa depan mereka nanti. Dan memberikan sebuah maaf, atas segala ketidak sempurnaan kami sebagai orang tua. Kami ingin selalu mengatakan bahwa, kalian akan selalu disayangi, kapanpun dan dimanapun, we love you kiddos!

 

Setelah lelah bermain, kami beristirahat di CFC yang tepat berada di seberang Kidzoona
(karena sudah lapar sangat, heuheu)




Sesekali, makan bersama keluarga akan menjadi kenangan indah dalam hidup kita. Kita sering makan makanan yang pernah kita makan dengan orang tercinta jika sedang rindu, bukan?




*Tahun 2020 kita mengalami ujian Pandemi Covid-19, 
jadi waktu itu hampir ngga keluar rumah sama sekali*








Terima kasih Cibinong City Mall, telah jadi bagian kenangan dan memori indah, untuk mengisi momen kebahagiaan anak-anak, yang mudah-mudahan akan selalu mereka ingat, 10, 20, 30 bahkan puluhan tahun ke depan.

 

“The memories we make in our childhood are the ones that will carry with us for the rest of our lives.” — Anonymous

 

 

Notes:

Masuk ke Cibinong City Mall wajib menggunakan masker, dan ada pemeriksaan suhu tubuh dan aplikasi Peduli Lindungi di pintu masuk. Pastikan sudah melakukan vaksinasi ya, karena itu adalah salah satu ikhtiar kita untuk melindungi diri dan keluarga dari penyebaran virus Covid-19.


Mau lihat Cibinong City Mall versi Vlog/video? Silakan nonton di sini, ya!







More information: 





***



Sumber: 

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-1345556/penyebab-susah-mengingat-kenangan-masa-kecil

https://www.sehatq.com/artikel/mengapa-kita-tidak-ingat-masa-kecil-ini-alasannya

https://www.idntimes.com/health/fitness/nena-zakiah-1/infantile-amnesia-alasan-kesulitan-mengingat-memori-masa-kecil/1

https://www.lastly.com/blog/the-definitive-list-of-important-childhood-memories

https://www.sehatq.com/artikel/mengapa-kita-tidak-ingat-masa-kecil-ini-alasannya

https://www.popmama.com/kid/1-3-years-old/alfon/kenanagan-masa-kecil-akan-tersu-diingat-sampai-besar-mengapa-ya/2

https://merahputih.com/post/read/kangen-masa-kecil-6-cara-sederhana-ini-bisa-mengingatkanmu-kembali

https://id.theasianparent.com/ingatan-masa-kecil-anak

https://harga.web.id/info-harga-tiket-masuk-kidzoona-seluruh-indonesia.info

https://cibinongcitymall.com/





32 Tahun, Mau Apa?

 

Assalamu'alaikum, apa kabar semuanya pasca lebaran Idul Fitir? Semoga semua dalam keadaan sehat ya.

Hmmm, dari judulnya, saya memang mau cerita aja, sih, di blog ini. Bahwa, bulan ini, saya akan berusia 32 tahun, dan dengan usia pernikahan 12 tahun. Jadi, ya dulu saya nikah usia 20 tahun ya berarti, hahaha. Nikah semester 5 kuliah dalam status masih mahasiswa aktif.

Ramadan kemarin membuat saya banyak berfikir tentang banyak hal, berkontemplasi, mengevaluasi diri, mau dibawa kemana hidup ini?

Melihat banyak rekan saya yang punya jalan masing-masing, saya jadi memikirkan jalan saya sendiri, jalan yang saya pilih, walau saya tahu, saya pun masih samar dan ragu, apa jalan yang saya pilih sudah benar dan terbaik untuk saya?


Kembali ke Ramadan kemarin, saya banyak berfikir, memikirkan dunia ini dan seisinya (HAHAHA). Padahal biasanya, saya orangnya malah berfikir, just let it flow my life. Ramadan kemarin, alhamdulillah saya mulai intens berinteraksi dengan Al-Qur'an. Connecting Mama mengadakan ODOJ (One Day One Juz) dan kajian mengenai Al-Qur'an secara online via zoom meeting.

Dari sana saya banyak merenung dan belajar kembali, hakikat hidup ini, apa yang seharusnya dikejar? karena ada kalimat yang membuat saya tertegun, "Apa sih yang dikejar di dunia ini sampai sebegitu capeknya? Padahal yang dikejar ternyata ngga dibawa sebagai bekal 'pulang' nanti?

Ya, banyak dari kita (saya sih sebenernya), yang merasa lelah mengejar dunia, tapi kita ga tau, apa dunia itu adalah bekal untuk akhirat?

Banyak yang mengejar materi, popularitas, harta, benda, kedudukan, namun 'Wusssshhh' semua menghilang dalam sekejap mata, dunia menjadi hening seketika, jika waktu kita telah tiba.

Duh, omongannya serem aja. Haha.

Bukan untuk nakut-nakutin, sih, (walaupun sebenernya ya saya juga takut), hanya saja untuk mengingatkan diri dan 'mengerem' langkah, kalau-kalau ternyata jalan yang kita pilih ini ternyata salah. Atau lelah yang kita lakukan, ternyata tidak lillah, semua sia-sia.

Sedangkan di dalam Al-Qur'an, banyak diceritakan tentang kehidupan kita kelak yang sesungguhnya. Dimana banyak manusia menyesal, dan berandai-andai jika mereka diberi kesempatan kembali hidup di dunia, mereka akan beramal sebanyak-banyaknya dan menyesali semua perbuatannya, naudzubillah.

Islam itu sangat adil, tak ada kasta dalam agama ini. Kita semua memiliki kesempatan yang sama tanpa  memandang jabatan, golongan, harta, materi, kedudukan, keturunan. Kita semua memiliki kesempatan yang sama untuk memilih.

Dan semua pilihan itu, akan benar-benar kembali kepada diri kita masing-masing.


Jadi, 32 tahun ini mau apa?

Tentunya saya ingin terus memperbaiki diri, mengambil langkah yang benar, membawa bekal pulang yang benar, dan tidak menyia-nyiakan hidup saya dengan sesuatu yang semu dan tak bernilai apa-apa di hari kemudian.


Di usia kamu sekarang? Apa yang sedang kamu pikirkan?


I love to read your sharing bellow 💖

30 Hari Jadi Manfaat dengan Program Ramadan Connecting Mama

 

Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7).


Ramadan 1443

Alhamdulillah, malam ini, tepat malam ke-29 Ramadan 1443 Hijriyah atau bertepatan dengan 30 April 2022. Saya merasa bersyukur dipertemukan dengan bulan Ramadan tahun ini. Karena do’a kita setiap dipenghujung Ramadan pasti sama, semoga kita dipertemukan pada bulan Ramadan berikutnya.

 

Namun, belakangan ini saya sering berfikir tentang tujuan hidup dan bekal saya pulang nanti. Jika Ramadan ini adalah Ramadan terakhir saya? Apa yang harus saya lakukan?

 

Usia 30 tahun

Tahun ini, tepatnya bulan Mei nanti, usia saya menginjak 32 tahun. Usia yang cukup ‘mendebarkan’ penuh tantangan, dan penuh evaluasi. Dimana saya selalu mengingat Hadits Rosulullah SAW, ‘Usia umatku berkisar antara 60 tahun’ Dari sana saya Kembali berfikir, tahun ini usia saya sudah ‘separuh perjalanan’ sebagai manusia di bumi Allah SWT ini.




Menurut beberapa penelitian, di usia 30 tahun, setiap orang memang Kembali mencari ‘jati diri’ sesungguhnya. Mau dibawa kemana hidup kita? Dan katanya, usia 30 tahun ini adalah usia puncak sebagai manusia. Puncak karir, puncak kesuksesan, puncak kemandirian, dan puncak pencapaian lainnya.

 

Insecure menjadi Ibu Rumah Tangga

Bicara soal puncak kesuksesan atau karir seseorang diusia 30 ini, saya Kembali menengok ke dalam diri saya sendiri.

Saya ini seorang ibu rumah tangga biasa, jika dibandingkan dengan rekan saya, saya seperti ketinggalan jauh. Terkadang, tentunya saya merasa insecure atau rendah diri, karena merasa diri saya tertinggal dalam urusan dunia, karir, dan materi.

Namun, ups!

Hati saya bersuara, “Apa benar yang dikejar di dunia ini hanyalah materi dan karir semata?”

“Bukankah Allah SWT dan Rasulullah SAW mengatakan, bahwa manusia tidak dilihat dari harta, tahta, dan jabatannya? Bukankan sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain?”

 


Walau hanya seorang ibu rumah tangga, tentunya banyak hal yang bisa saya lakukan untuk berbuat baik. Bukankah berbuat baik tak perlu menunggu kaya? Tak perlu menunggu banyak koneksi? Tak perlu dengan karir yang tinggi?

 

Maka dari itu, saya yakinkan diri untuk selalu bergerak untuk kebaikan. Sekecil apapun itu, saya harus tetap bergerak, apalagi menyambut 30 hari bulan suci Ramadan, bulan suci ini harus menjadi 30 hari jadi manfaat, untuk saya meraih pahala, kebaikan, serta menebar manfaat, Insya Allah.

 

Program Ramadan Connecting Mama




Diusia 30, dengan berbagai kontemplasi, akhirnya saya merencakan program Ramadan Bersama rekan-rekan penggerak dan anggota Komunitas Mama Digital Connecting Mama (Komunitas Mama yang saya dirikan bersama teman-teman untuk mewadahi ibu rumah tangga khususnya agar tetap bisa berdaya dan produktif) untuk mengadakan program Ramadan selama 30 hari.

 

Tujuannya adalah agar saya dan juga komunitas bisa bersama-sama bergerak (secara berjamaah) meraih banyak kebaikan di bulan suci Ramadan tahun ini, dan tentunya memberikan manfaat bagi para anggota komunitas. Karena saya yakin, sebuah kebaikan yang dilakukan secara berjamaah akan lebih baik hasilnya ketimbang dilakukan secara sendiri-sendiri.

 

ODOJ (One Day One Juz) selama 30 Hari




Program Ramadan Connecting Mama memang agak berbeda dari komunitas Mama lainnya. Di bulan Ramadan kali ini, kami fokus untuk meningkatkan ibadah dan tsaqofah islamiyah, salah satunya dengan membaca dan belajar ilmu Al-Qur’an.

Program ODOJ ini bukan tanpa tantangan, karena beberapa peserta ada yang sudah terbiasa dan belum terbiasa untuk bertilawah satu juz per hari. Namun, setiap anggota saling menyemangati dan memberikan support. Jika belum terbiasa satu juz perhari, maka diperbolehkan berapapun semampunya untuk membaca Al-Qur’an secara konsisten.

 

Kajian Online




Selain belajar konsisten membaca Al-Qur’an setiap hari, kami pun mengkaji Al-Qur’an secara online. Dengan materi Tafsir, Tahsin, dan Tahfidz Al-Qur’an. Kami menyadari, sebagai ibu rumah tangga, dengan banyaknya aktivitas di rumah, membuat para ibu rumah tangga tidak memiliki waktu atau kurang terfasilitasi untuk Kembali belajar mengkaji Al-Qur’an.


Kajian pertama yang kami lakukan adalah memaknai perintah ibadah shaum yang ada di dalam Al-Qur’an dan bagaimana kita menjalani dengan seharusnya. Kajian kedua, kami belajar mengenai Tahsin, yakni belajar bagaimana mengaji/membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kajian ketiga, kami bersama salah satu ustazah dari Pondok Qur’an, belajar bagaimana cara menghafal Al-Qur’an bagi ibu rumah tangga.

 

Berbagi Takjil




Selain melakukan ODOJ selama 30 hari, saya bersama tim penggerak dan anggota komunitas Connecting Mama juga berbagi Takjil dengan menyisihkan Sebagian rezeki yang dimiliki. Alhamdulillah, program berbagi Takjil untuk mereka yang membutuhkan, terlaksana dengan baik di penghujung Ramadan 1443 Hijriyah kali ini.



 



“Loh, cuma gitu, doang?”

Ya, sekilas saya berfikir, rasanya hanya itu yang bisa saya dan komunitas lakukan, sebuah gerakan yang sangat kecil dan sepele saja. Namun, rasanya, gerakan ini telah mengisi hari-hari dengan kebaikan, dan kebermanfaatan. Karena saya dan komunitas bersama-sama saling support untuk menambah ibadah di bulan suci Ramadan kali ini, dan saling menjadi pengingat untuk berbuat baik.

 

Ada salah satu testimoni dari anggota komunitas Connecting Mama yang mengikuti Program Ramadan kali ini.


“Alhamdulillaaah, sharing sedikit, ya aku tadi pagi terharu,happy, bengong ga percaya, udah masuk juz 29 padahal puluhan tahun ngaji mana pernah aku khatam selama sebulan.

Syukrooon untuk Connecting Mama yang telah bersusah payah memfasilitasi, ini momen paling the best buatku seumur hidup sih, barakallaaah” Tanti Amelia.



Jujur, ungkapan ini membuat saya secara pribadi sangat terharu. Gerakan yang sangat kecil ini ternyata bermanfaat untuk orang lain. Selama satu bulan ini ternyata ada hal yang sangat manis, menjadi 30 hari jadi manfaat untuk saya dan semuanya.

 

Ah, rasanya saya ingin meneteskan air mata, malam ini adalah malam terakhir shalat tarawih, dan besok menjadi sahur dan shaum terakhir di Ramadan 1443 H ini. Namun, alhamdulillah ternyata ada hal berbeda yang saya lakukan di bulan suci kali ini, dan mudah-mudahan menjadi semangat untuk selalu melakukan kebaikan dan kebermanfaatan untuk orang lain di bulan-bulan selanjutnya.

 

30 Hari Jadi Manfaat Bersama Dompet Dhuafa




Jujur, saya terinspirasi untuk selalu berbuat kebaikan sekecil apapun, berkat Dompet Dhuafa. Sejak SMA (2005) saya mengenal Dompet Dhuafa sebagai Lembaga kemanusiaan yang selalu sigap bergerak demi memberdayakan para kaum Dhuafa.


Jika kita melihat dari sejarah Dompet Dhuafa sendiri, awal berdirinya adalah sebagai sebuah Lembaga zakat para karyawan kantor saja. Dan tidak disangka, dari sesuatu yang terlihat kecil, sekarang berdampak besar bagi banyak orang.


Dompet Dhuafa sendiri, sekarang sudah menjadi Lembaga Zakat yang besar dengan banyak program pemberdayaan dibidang Kesehatan, ekonomi, Pendidikan, sosial, dakwah, pertanian dan juga budaya. Dompet Dhuafa konsisten memberdayakan kaum dhuafa melalui dana zakat, infaq, sedekah dan wakaf para muzzaki yang mempercayakan sebagian hartanya untuk dikelola untuk membangun umat, khususnya para dhuafa.

30 hari jadi manfaat ini merupakan program yang digagas oleh Dompet Dhuafa untuk mengajak kita menebar kebaikan dan manfaat sebanyak-banyaknya, selama 30 hari di bulan Ramadan.

Tentunya, saya sangat mengapresiasi sekali program ini dan tentunya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk sama-sama berbuat kebaikan, agar 30 hari bulan Ramadan kita benar-benar bermanfaat dan tidak sia-sia begitu saja.


Beberapa Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa

 

Pendidikan




Dompet Dhuafa melakukan permberdayaan lewat pendidikan dan pelatihan bagi kaum dhuafa dan keluarga pra sejahtera. Karena Dompet Dhuafa berkeyakinan, bahwa salah satu pemutus mata rantai kemiskinan adalah dengan pendidikan.


Program Dakwah dan Budaya




Program dakwah ini bertujuan untuk menjadikan Islam sebagai agama rahmatan lil'alamiin yang bisa diterima oleh semua kalangan dan masyarakat. Dan bagi masyarakat muslim sendiri, program dakwah dan budaya ini menjadikan pemahaman masyarakat muslim terhadap agama Islam menjadi semakin baik. 

 

Ekonomi




Dompet Dhuafa meyakini bahwa ekonomi adalah sebuah kekuatan yang bisa mengubah masyarakat. Dimana Dompet Dhuafa bercita-cita agar para mustahik yang diberdayakan secara ekonomi, suatu saat akan menjadi muzzaki. Mereka mampu membangun usaha dan menjadi berdaya, sehingga bisa membantu kaum dhuafa lainnya, dan membangun masyarakat yang sejahtera.

(Sumber: https://www.dompetdhuafa.org/)


Masih banyak lagi program Dompet Dhuafa lainnya yang menginspirasi saya untuk terus menerus menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi sebanyak-banyaknya orang.

 

Jangan insecure menjadi diri sendiri, dengan profesi apapun kita saat ini. Jangan menunggu sempurna untuk selalu bergerak menebar kebaikan. Bisa jadi, hal yang terlihat sepele bagi kita, sangat berarti bagi orang lain. Dan hal terpenting lainnya adalah bagaimana kita mengumpulkan bekal untuk pulang nanti.



***




“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jadi Manfaat yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”

Resmi! Prudential Syariah Indonesia Hadir untuk Mendukung Ekonomi Syariah Indonesia

 

Prudential syariah indonesia

Prudential Syariah Indonesia resmi diluncurkan! Kini unit asuransi syariah Prudential mendirikan entitas tersendiri yang fokus untuk mengembangkan ekonomi syariah Indonesia, yakni Prudential Syariah Indonesia.

Assalamu’alaikum teman-teman onlineku. Apa kabar puasanya hari ini? Mudah-mudahan tetap semangat dan dilancarakan hingga waktu berbuka nanti, ya.

 

Apa yang kamu ingat Ketika mendengar kata ‘Asuransi’ dan ‘Asuransi Syariah’? Jujur kalau saya, pertama kali mendengar kata asuransi, yang pertama kali terlintas adalah ‘proteksi’ ‘uang’ dan ‘prudential’ Karena dari dulu, memang sering mendengar dan melihat iklan produk Prudential, maka Prudential adalah brand/perusahaan yang pertama kali saya ingat.

Prudential sendiri, kalau tidak salah memang sudah punya produk asuransi Syariah yang bernama PRU Syariah. Unit usaha syariah milik Prudential yang sudah berdiri sejak tahun 2007.

 

Apa sih perbedaan Prudential Syariah Indonesia dan Asuransi Prudential Syariah yang sudah ada?

Jadi begini teman-teman, kalau dulu, dari 2007-2022 asuransi syariah Prudential itu masih ada dibawah perusahaan PT Prudential Life Assurance (hanya merupakan sebuah unit usaha saja). Nah, sekarang unit usaha syariah ini melakukan pemekaran (pemisahan diri) menjadi berdiri sendiri yakni PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah), yang secara resmi diumumkan pada Grand Launch Prudential Syariah Indonesia, Selasa, 5 April 2022.


Prudential syariah indonesia


Mengapa unit usaha asuransi syariah milik Prudential ini memisahkan diri?

Karena Prudential melihat perkembangan yang positif terhadap pergerakan ekonomi syariah yang ada di Indonesia. Prudential ingin ikut serta bersama pemerintah untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat Ekonomi Syariah dunia.

Sama seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memisahkan diri dari Bank Konvensional milik BUMN dan akhirnya berdiri sendiri, Prudential Syariah Indonesia pun berdiri menjadi entitas sendiri berlepas diri dari Prudential Konvensional.

 

Seperti yang tertuang dalam pidato Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang ikut memberikan arahan dan mengucapkan selamat atas lahirnya awal baru PT. Prudential Sharia Life Assurance ini (Prudential Syariah), yakni:

“Kinerja ekonomi dan syariah Indonesia menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun hingga saat ini menduduki posisi ke-4 di dunia dan total aset dalam kelolaan industri Syariah terus meningkat hingga pada 2021 mencapai 17%. Insya Alloh Prudential Syariah turut dapat menjadi bagian dari solusi kebutuhan perlindungan risiko  dan memberikan nilai tambah pada publik sekaligus menjadi pendorong laju era baru industri syariah di Indonesia, serta mendukung komitmen pemerintah  Indonesia untuk menjadi pusat ekonomi syariah dunia”.


Prudential syariah indonesia

Dengan peluncuran secara resmi Prudential Syariah Indonesia, maka:

1. Prudential menjadi perusahaan asuransi jiwa berskala internasional pertama yang mendirikan entitas asuransi jiwa syariah tersendiri di Indonesia.

2. Prudential berpegang pada prinsip ‘Syariah untuk Semua’  bahwa nilai-nilai syariah bersifat universal, inklusif dan relevan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang karakternya sangat majemuk.

3. Prudential didukung oleh kapabilitas produk dan jaringan distribusi multi kanal yang kuat, yang insya alloh bisa memperluas jangkauan asuransi syariah ke seluruh lapisan masyarakat.


Prudential syariah indonesia

Menurut Riswinandi, Anggota Dewan Kominisioner merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Otoritas Jasa Keuangan, mengatakan bahwa:

“Pendirian perusahaan asuransi jiwa syariah sebagai entitas tersendiri sangat penting karena dapat signifikan mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi syariah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Prudential Indonesia dan Prudential Syariah dan berharap perusahaan asuransi jiwa lainnya mengikuti jejaknya sehingga industri syariah di Indonesia akan semakin maju.”

 

Omar Sjawaldy Anwar, Presiden Direktur Prudential Syariah Indonesia juga mengatakan, “Dengan mengutamakan prinsip ‘Syariah untuk semua’ Prudential Syariah Indonesia akan menghadirkan berbagai produk perlindungan bagi seluruh masyarakat, dengan dukungan jangkauan yang luas tentunya. Kami sangat optimis terhadap perkembangan ekonomi syariah ke depan dan berkomitmen penuh untuk mendukung perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.”

 

Dukungan dari berbagai pihak kepada Prudential Syariah Indonesia:

 

Prudential syariah indonesia


Prudential syariah indonesia



Prudential syariah indonesia


Masyarakat seringkali bertanya-tanya apa sih perbedaan Asuransi Konvensional dan Asuransi Syariah?

Berikut adalah salah satu penjelasan perbedaan mengenai asuransi Jiwa konvensional dan syariah yang saya kutip dari laman prudential.co.id

Perbedaan utama antara Asuransi Jiwa Syariah dengan Asuransi Jiwa Konvesional terletak pada konsep dasar dan cara pengelolaan dana yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah. Asuransi Jiwa Syariah adalah Asuransi yang didasari prinsip saling tolong menolong dan melindungi diantara para peserta melalui kontribusi ke Dana Tabarru, yaitu kumpulan dana kebajikan dari uang kontribusi para peserta Asuransi Jiwa Syariah yang setuju untuk saling bantu bila terjadi risiko di antara mereka. Dana ini kemudian dikelola sesuai prinsip Syariah dan di bawah pengawasan Dewan Syariah untuk menghadapi risiko tertentu.

Bila terjadi risiko terhadap peserta, santunan asuransi akan dibayarkan dari Dana Tabarru. Konsep ini juga dikenal sebagai risk sharing. Sementara, dalam Asuransi Jiwa Konvesional, Nasabah membayarkan sejumlah premi atas proteksi yang dibelinya ke perusahaan asuransi. Bila terjadi risiko atas Nasabah, perusahaan asuransi jiwa akan memberikan sejumlah santunan asuransi. Konsep ini juga dikenal sebagai risk transferring.

Ada beberapa perbedaan mendasar antara Asuransi Jiwa Syariah dan Asuransi Jiwa Konvesional dari segi kontrak, kepemilikan dana, surplus underwriting, pengelolaan investasi dan pengawasan asuransi. Dalam Asuransi Jiwa Syariah, ada beberapa jenis transaksi yang harus dihindari yaitu gharar atau ketidakpastian, riba atau tambahan dan maysir atau judi. Jadi, dana Nasabah pada Asuransi Jiwa Syariah khususnya unit link, tidak akan diinvestasikan pada hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam, contohnya produk keuangan dan perbankan dengan konsep riba, rokok, dan minuman keras.


Sharia Knowledge Centre (SKC)

Karena banyaknya pertanyaan dan masih kurangnya literasi mengenai asuransi dan asuransi syariah, dan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, Prudential Syariah Indonesia menghadirkan Sharia Knowledge Centre (SKC).

SKC merupakan sebuah pusat edukasi digital beragam solusi keuangan syariah, serta menjadi platform diskusi dan kolaborasi untuk inovasi dan pengembangan produk dan layanan keuangan syariah, terutama asuransi jiwa syariah. SKC merupakan salah satu bentuk kontribusi Prudential Syariah Indonesia untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah Indonesia.


Prudential syariah indonesia


Saya mengucapkan selamat dan mendukung Prudential Syariah Indonesia untuk menjadi bagian dari perkembangan dan kemajuan ekonomi syariah di Indonesia. Saya sebagai masyarakat muslim Indonesia menjadi merasa bahagia dan tenang, karena sudah ada perusahaan asuransi yang berlandasakan syariat islam dan didukung serta diawasi langsung oleh pemerintah.


Bagaimana pendapatmu tentang berdirinya Prudensial Syariah Indonesia ini? Apa pendapatmu sebagai masyarakat muslim di Indonesia?