Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Lotte Choco Pie. Tampilkan semua postingan

Ini Dia Pentingnya Mengapresiasi Prestasi Harian Anak di Rumah



“Anak yang dididik untuk perfeksionis. Maka ia takkan pernah hidup di dalam kebahagiaan.” Anna Surti, Psikolog Anak dan Keluarga. 
Pernah gak sih Mak, baper-in masalah anak? Misal pas baru aja anak brojol ke dunia, komentar mirip siapa, bentuk mukanya, berat badannya, udah mulai berdatangan. Belum lagi kalau anak udah gedean dikit, ada yang nanya-nanya “Bb-nya berapa?” “udah bisa apa?” “Kok belum tumbuh gigi?” “ Kok belum bisa jalan?”

And many more, yang membuat kita sedikit banyak baper tentang tumbuh kembang anak kita sendiri. Ya begitulah hidup, kita yang menjalani, orang lain yang mengomentari.

Bahwasanya mereka paling mengerti dengan apa yang terjadi dalam hidup kita, padahal mah, ikut nemenin begadang aja kaga ya, atau minimal ngasih stok diapers tiap bulan begitcu, mwahaha.

Oke, back to the point sesuai dengan quotes yang aku kutip di atas.

Lingkungan memang seakan menuntut ksempurnaan bagi tumbuh kembang anak kita, padahal sebagai ibunya, kita cukup selow, menerima apa adanya. Dan ternyata, anak yang terlalu dituntut ini itu, harus perfect, harus perfeksionis, justru membuat anak hidup dalam ketidakbahagiaan.

Inget gak cerita kasus ibu yang membunuh 3 anaknya dulu?

Konon katanya, setelah diselidiki dan digali informasi mengenai kehidupan pribadinya oleh psikolog, ibu itu berasal dari kaum akademisi alias terpelajar, ekonominya pun tidak berada dilevel bawah, tapi nyatanya ia membunuh 3 orang putranya karena saking frustasinya menghadapi kehidupan. Ia takut bahwa anak-anaknya nanti tidak akan sanggup menerima beban hidup di masa depan, jadi lebih baik ia membuat anaknya meninggal saja. Naudzubillah ya.

Usut punya usut, ternyata ia dibesarkan oleh ibu yang perfeksionis!

Bahkan ketika ia berhasil meraih prestasi akademiknya, alih-alih memuji, ibunya malah membandingkannya dengan orang lain, seakan tidak pernah puas dengan pencapaian putrinya tersebut.

And what! Ternyata pola pengasuhan tersebut sangat berdampak pada mental dan kepribadian anak tersebut, bahkan hingga ia berumah tangga dan memiliki keturunan.

Premium Moment Together, Apresiasi Anak adalah Hal Penting.

Kiri ke kanan: Mbak Oci Maharani, Carrisa Puteri, Mbak Anna Surti

Hari Minggu tanggal 15 April 2017 lalu, bertempat di Harlequin Bistro di bilangan Kemang Jakarta Selatan, Lotte Choco Pie mengadakan Blogger Gathering bersama 30 orang Mom Blogger untuk membahas pentingnya Premium Moment Together antara ibu dan anak.

Hadir di acara itu Carrisa Puteri dan putranya Quenzino yang didapuk sebagai Brand Ambassador Lotte Choco Pie Indonesia, Mbak Oci Maharani, Brand Manager Lotte Choco Pie, serta Psikolog Anak dan Keluarga Mbak Anna Surti.

Mbka Oci menjelaskan, “Kampanye Lotte Choco Pie kali ini bertemakan tentang apresiasi kita sebagai ibu terhadap pencapaian harian anak, sekecil apapun itu. Karena tantangan Ibu zaman now, baik itu ibu bekerja atau ibu di rumah adalah sulitnya membagi waktu kebersamaan bersama anak. Dan aktivitas kebersamaan tersebut bisa kita sebut sebagai Premium Moment Together. Sambil bercengkrama dengan anak, kita juga bisa melakukan aktivitas snacking yang menyenangkan.”

Ibu Bekerja dan Ibu di Rumah, Sama Saja.


Ya, baik ibu bekerja dan ibu di rumah sama saja kewajibannya, yaitu menyediakan waktu berkualitas bagi anak-anaknya.

Karena bukan hanya ibu bekerja, yang jelas-jelas banyak menghabiskan waktu di luar rumah, ibu yang full time di rumah pun kadang memiliki kesibukan sendiri. Punya usaha misalnya, blogging, atau sekedar chit chat di media sosial. Sehingga kadang lupa menyediakan waktu yang berkualitas bersama anak.

Saya sendiri, yang nyambi sebagai blogger rumahan pun merasa demikian. Kesibukan mengkonsep, menulis, memproduksi dan mengedit foto, membuat waktu saya kian sedikit, padahal kerjanya di dalam rumah. Anak-anak pun kadang asik sendiri bermain, dan tidak sempat bercengkrama dengan saya karena mereka terlanjur kelelahan dan ketiduran.

Apresiasi Sederhana


Seperti disebut oleh mbak Oci sebelumnya. Kampanye Lotte Choco Pie #PremiumMomenttogether saat ini concern pada apresiasi terhadap prestasi harian anak.

“Apresiasi itu penting loh, bukan hanya ketika anak mendapatkan prestasi besar saja. Prestasi kecil semisal anak mampu membereskan mainan sendiri, anak mau menghabiskan makanannya, atau anak mau membantu pekerjaan rumah, itu pun wajib kita apresiasi.” Jelas Mbak Anna.

“Selain itu, cara mengapresiasi juga harus benar ya, bu ibu. Lihat ke dalam mata anak, tatap wajahnya, fokus pada ucapannya, hentikan dulu aktivitas kita sejenak, peluk anak, dan berikan perhatian penuh untuknya. Jangan sampai mengapresiasi anak tapi ibunya sambil main HP, coba siapa yang begitu?” Tambahnya.

Para Mom Blogger pun tertawa riuh, termasuk saya. Hehehe. Iya kadang kalau menjawab atau memuji anak itu suka gak fokus, gak sepenuh hati, mulai sekarang tobat deh tobat.

Dan menurut Mbak Anna Surti, anak yang sering diapresiasi akan merasa disayangi, sehingga akan muncul kepribadian yang positif dan percaya diri pada anak.

Begitu pula Carrisa Puteri yang sekarang memiliki putra berusia 4 tahun yaitu Quenzino atau akrab disapa Q. Q yang sudah mulai bersekolah di PAUD ini tentunya memiliki prestasi-prestasi harian yang wajib diapresiasi. Misalkan sudah bisa menyebutkan huruf, berhitung, menggambar, dan lainnya.

“Disela kesibukan saya, saya menyempatkan untuk menemani Q. Biasanya sih di malam hari. Kami berdua membahas pelajaran di sekolah, dan lain-lain sebelum pergi ke tempat tidur.” Carrisa bercerita tentang aktivitasnya bersama Q.




Sebagai ibu saya juga sebenernya tertampar lewat acara ini. Karena bisa dibilang cukup jarang punya waktu yang saya luangkan khusus untuk ngobrol bareng anak-anak. Apalagi Kifah yang udah sekolah, malam harinya udah capek aja mau bobo.

Waktu paling memungkinkan adalah pulang sekolah, karena ada waktu ngobrol saat saya menjemputnya ke sekolah.

Saya rasa manusiawi juga seorang ibu kadang saking sibuk dan mumetnya ngurus ini itu di rumah atau di kantor, bisa lupa untuk berkomunikasi dari hati ke hati dan mengapresiasi prestasi anak. Nah, dengan ingat Lotte Choco Pie si soft cake coklat dengan marshmallow ini, mudah-mudahan kita jadi teringat untuk selalu mengapresiasi prestasi harian anak-anak sambil bersnacking ria bersama.

Lomba Vote Video Berhadiah Liburan ke Jepang

Lotte Choco Pie mengajak kita untuk memilih atau memvote salah satu video yang ada di www.lottechocopieindonesia/activity dan mendapatkan trip ke Jepang bagi voters yang beruntung. Dan 500 pemenang yang ebruntung akan mendapatkan voucher belanja juga. Huwaaaa.

Caranya gampang, pilih salah satu (dari 3 video yang ada) yang sangaattt mencerminkan bentuk apresiasi kita terhadap prestasi harian si kecil.


Saya sendiri, dan ke-30 Mom Blogger lainnya pun sudah ikutan loh. Saya memilih video berikut ini, yang mencerminkan bentuk prestasi harian yang dilakukan oleh anak-anak di rumah dan bagaimana saya mengapresiasinya.



Caranya mudah banget, kita tinggal buka web www.lottechocopieindonesia/activity jika kita sudah pernah registrasi, maka kita bisa langsung memilih ‘vote’ pada video yang pas dengan keseharian kita. Sedangkan bagi yang belum pernah meregistrasikan diri, kita tinggal memasukkan data diri dan email, kemudian klik tombol ‘vote’ Mudah bukan?

Periode votingnya sendiri dibuka sejak tanggal 12 April-13 Mei 2018. Masih panjang kan waktu votenya, jadi jangan sia-siakan waktu dan kesempatan ini yaaa. Siapa tau beruntung mendapatkan Trip ke Jepang atau voucher belanja.

***

Premium Moment Together dengan anak mau tidak mau memang kita sebagai ibu yang harus menciptakan, begitupun apresiasi bagi prestasi harian si kecil. Karena kalau bukan kita yang memberikan support bagi anak, maka siapa lagi yang akan mendukung prestasi dan kemajuan diri anak.

Karena penghargaan sekecil apapun, akan terasa sangat besar dan insya alloh akan terkenang di sepanjang kehidupannya kelak.

Ini Dia Pentingnya Mengapresiasi Prestasi Harian Anak di Rumah



“Anak yang dididik untuk perfeksionis. Maka ia takkan pernah hidup di dalam kebahagiaan.” Anna Surti, Psikolog Anak dan Keluarga. 
Pernah gak sih Mak, baper-in masalah anak? Misal pas baru aja anak brojol ke dunia, komentar mirip siapa, bentuk mukanya, berat badannya, udah mulai berdatangan. Belum lagi kalau anak udah gedean dikit, ada yang nanya-nanya “Bb-nya berapa?” “udah bisa apa?” “Kok belum tumbuh gigi?” “ Kok belum bisa jalan?”

And many more, yang membuat kita sedikit banyak baper tentang tumbuh kembang anak kita sendiri. Ya begitulah hidup, kita yang menjalani, orang lain yang mengomentari.

Bahwasanya mereka paling mengerti dengan apa yang terjadi dalam hidup kita, padahal mah, ikut nemenin begadang aja kaga ya, atau minimal ngasih stok diapers tiap bulan begitcu, mwahaha.

Oke, back to the point sesuai dengan quotes yang aku kutip di atas.

Lingkungan memang seakan menuntut ksempurnaan bagi tumbuh kembang anak kita, padahal sebagai ibunya, kita cukup selow, menerima apa adanya. Dan ternyata, anak yang terlalu dituntut ini itu, harus perfect, harus perfeksionis, justru membuat anak hidup dalam ketidakbahagiaan.

Inget gak cerita kasus ibu yang membunuh 3 anaknya dulu?

Konon katanya, setelah diselidiki dan digali informasi mengenai kehidupan pribadinya oleh psikolog, ibu itu berasal dari kaum akademisi alias terpelajar, ekonominya pun tidak berada dilevel bawah, tapi nyatanya ia membunuh 3 orang putranya karena saking frustasinya menghadapi kehidupan. Ia takut bahwa anak-anaknya nanti tidak akan sanggup menerima beban hidup di masa depan, jadi lebih baik ia membuat anaknya meninggal saja. Naudzubillah ya.

Usut punya usut, ternyata ia dibesarkan oleh ibu yang perfeksionis!

Bahkan ketika ia berhasil meraih prestasi akademiknya, alih-alih memuji, ibunya malah membandingkannya dengan orang lain, seakan tidak pernah puas dengan pencapaian putrinya tersebut.

And what! Ternyata pola pengasuhan tersebut sangat berdampak pada mental dan kepribadian anak tersebut, bahkan hingga ia berumah tangga dan memiliki keturunan.

Premium Moment Together, Apresiasi Anak adalah Hal Penting.

Kiri ke kanan: Mbak Oci Maharani, Carrisa Puteri, Mbak Anna Surti

Hari Minggu tanggal 15 April 2017 lalu, bertempat di Harlequin Bistro di bilangan Kemang Jakarta Selatan, Lotte Choco Pie mengadakan Blogger Gathering bersama 30 orang Mom Blogger untuk membahas pentingnya Premium Moment Together antara ibu dan anak.

Hadir di acara itu Carrisa Puteri dan putranya Quenzino yang didapuk sebagai Brand Ambassador Lotte Choco Pie Indonesia, Mbak Oci Maharani, Brand Manager Lotte Choco Pie, serta Psikolog Anak dan Keluarga Mbak Anna Surti.

Mbka Oci menjelaskan, “Kampanye Lotte Choco Pie kali ini bertemakan tentang apresiasi kita sebagai ibu terhadap pencapaian harian anak, sekecil apapun itu. Karena tantangan Ibu zaman now, baik itu ibu bekerja atau ibu di rumah adalah sulitnya membagi waktu kebersamaan bersama anak. Dan aktivitas kebersamaan tersebut bisa kita sebut sebagai Premium Moment Together. Sambil bercengkrama dengan anak, kita juga bisa melakukan aktivitas snacking yang menyenangkan.”

Ibu Bekerja dan Ibu di Rumah, Sama Saja.


Ya, baik ibu bekerja dan ibu di rumah sama saja kewajibannya, yaitu menyediakan waktu berkualitas bagi anak-anaknya.

Karena bukan hanya ibu bekerja, yang jelas-jelas banyak menghabiskan waktu di luar rumah, ibu yang full time di rumah pun kadang memiliki kesibukan sendiri. Punya usaha misalnya, blogging, atau sekedar chit chat di media sosial. Sehingga kadang lupa menyediakan waktu yang berkualitas bersama anak.

Saya sendiri, yang nyambi sebagai blogger rumahan pun merasa demikian. Kesibukan mengkonsep, menulis, memproduksi dan mengedit foto, membuat waktu saya kian sedikit, padahal kerjanya di dalam rumah. Anak-anak pun kadang asik sendiri bermain, dan tidak sempat bercengkrama dengan saya karena mereka terlanjur kelelahan dan ketiduran.

Apresiasi Sederhana


Seperti disebut oleh mbak Oci sebelumnya. Kampanye Lotte Choco Pie #PremiumMomenttogether saat ini concern pada apresiasi terhadap prestasi harian anak.

“Apresiasi itu penting loh, bukan hanya ketika anak mendapatkan prestasi besar saja. Prestasi kecil semisal anak mampu membereskan mainan sendiri, anak mau menghabiskan makanannya, atau anak mau membantu pekerjaan rumah, itu pun wajib kita apresiasi.” Jelas Mbak Anna.

“Selain itu, cara mengapresiasi juga harus benar ya, bu ibu. Lihat ke dalam mata anak, tatap wajahnya, fokus pada ucapannya, hentikan dulu aktivitas kita sejenak, peluk anak, dan berikan perhatian penuh untuknya. Jangan sampai mengapresiasi anak tapi ibunya sambil main HP, coba siapa yang begitu?” Tambahnya.

Para Mom Blogger pun tertawa riuh, termasuk saya. Hehehe. Iya kadang kalau menjawab atau memuji anak itu suka gak fokus, gak sepenuh hati, mulai sekarang tobat deh tobat.

Dan menurut Mbak Anna Surti, anak yang sering diapresiasi akan merasa disayangi, sehingga akan muncul kepribadian yang positif dan percaya diri pada anak.

Begitu pula Carrisa Puteri yang sekarang memiliki putra berusia 4 tahun yaitu Quenzino atau akrab disapa Q. Q yang sudah mulai bersekolah di PAUD ini tentunya memiliki prestasi-prestasi harian yang wajib diapresiasi. Misalkan sudah bisa menyebutkan huruf, berhitung, menggambar, dan lainnya.

“Disela kesibukan saya, saya menyempatkan untuk menemani Q. Biasanya sih di malam hari. Kami berdua membahas pelajaran di sekolah, dan lain-lain sebelum pergi ke tempat tidur.” Carrisa bercerita tentang aktivitasnya bersama Q.




Sebagai ibu saya juga sebenernya tertampar lewat acara ini. Karena bisa dibilang cukup jarang punya waktu yang saya luangkan khusus untuk ngobrol bareng anak-anak. Apalagi Kifah yang udah sekolah, malam harinya udah capek aja mau bobo.

Waktu paling memungkinkan adalah pulang sekolah, karena ada waktu ngobrol saat saya menjemputnya ke sekolah.

Saya rasa manusiawi juga seorang ibu kadang saking sibuk dan mumetnya ngurus ini itu di rumah atau di kantor, bisa lupa untuk berkomunikasi dari hati ke hati dan mengapresiasi prestasi anak. Nah, dengan ingat Lotte Choco Pie si soft cake coklat dengan marshmallow ini, mudah-mudahan kita jadi teringat untuk selalu mengapresiasi prestasi harian anak-anak sambil bersnacking ria bersama.

Lomba Vote Video Berhadiah Liburan ke Jepang

Lotte Choco Pie mengajak kita untuk memilih atau memvote salah satu video yang ada di www.lottechocopieindonesia/activity dan mendapatkan trip ke Jepang bagi voters yang beruntung. Dan 500 pemenang yang ebruntung akan mendapatkan voucher belanja juga. Huwaaaa.

Caranya gampang, pilih salah satu (dari 3 video yang ada) yang sangaattt mencerminkan bentuk apresiasi kita terhadap prestasi harian si kecil.


Saya sendiri, dan ke-30 Mom Blogger lainnya pun sudah ikutan loh. Saya memilih video berikut ini, yang mencerminkan bentuk prestasi harian yang dilakukan oleh anak-anak di rumah dan bagaimana saya mengapresiasinya.



Caranya mudah banget, kita tinggal buka web www.lottechocopieindonesia/activity jika kita sudah pernah registrasi, maka kita bisa langsung memilih ‘vote’ pada video yang pas dengan keseharian kita. Sedangkan bagi yang belum pernah meregistrasikan diri, kita tinggal memasukkan data diri dan email, kemudian klik tombol ‘vote’ Mudah bukan?

Periode votingnya sendiri dibuka sejak tanggal 12 April-13 Mei 2018. Masih panjang kan waktu votenya, jadi jangan sia-siakan waktu dan kesempatan ini yaaa. Siapa tau beruntung mendapatkan Trip ke Jepang atau voucher belanja.

***

Premium Moment Together dengan anak mau tidak mau memang kita sebagai ibu yang harus menciptakan, begitupun apresiasi bagi prestasi harian si kecil. Karena kalau bukan kita yang memberikan support bagi anak, maka siapa lagi yang akan mendukung prestasi dan kemajuan diri anak.

Karena penghargaan sekecil apapun, akan terasa sangat besar dan insya alloh akan terkenang di sepanjang kehidupannya kelak.

Ramadan Ceria Bersama Lotte Choco Pie [Dapatkan Family Trip Gratis ke Bali bersama Lotte Choco Pie]


"Romadon tiba, Romadon tiba."
"Marhaban yaa Romadon, Marhaban yaa Romadon"
"Marhaban yaa Romadon, Marhaban yaa Romadon"

Hiyaaa, siapa yang ikutan nyanyi lagunya Bang Opick?

Alhamdulillah yaaa, kalau hati kita gembira menyambut dan menikmati bulan Ramadan. Mudah-mudahan, jasad kita diharamkan dari api neraka, amiiinnn.

Alhamdulillah, Ramadan hadir lagi. Aromanya menyeruak memenuhi seisi rumah. Ya Alloh terima kasih, masih bisa mencicipi suasana Ramadan 1438 H.

Setiap Ramadan, pasti punya cerita berbeda.

Tahun lalu, saya baru saja melahirkan seminggu sebelum Ramadan, walhasil Ramadan kemarin itu sebulan penuh gak puasa, karena masih nifas dan bayi masih sangat kecil. Tahun ini, alhamdulillah bayi sudah 1 tahun, bisa menikmati puasa, walaupun penuh perjuangan karena masih memberikan ASI untuk Aldebaran.


Drama Anak Berpuasa

Kifah yang baru genap 6 tahun 12 Juni lalu, masih belajar berpuasa. Baru banget, tahun sebelumnya belum puasa sama sekali.

Kifah coba belajar puasa di Ramadan tahun ini

Tapi ternyata, melatih anak berpuasa itu menantang warbiasyak. Saya kira bakal gampang aja, karena Kifah udah makin gede, eh pada kenyataannya beneran susah. Mulai dari drama gak mau sahur, gak mau puasa karena lapar dan haus, capek karena habis main, dan berjuta alasan lainnya. Padahal udah diiming-imingi hadiah kalau lulus puasa, tapi belum berhasil juga.

Ya sudahlah. Pelan-pelan saja. *Sambil belai tembok.


Puasa dan Kebersamaan

Padahal, kalau dipikir lagi, bulan Ramadan ini adalah bulan yang tepat untuk membersamai anak, menumbuhkan premium bonding dan menciptakan kedekatan sambil melaksanakan ibadah puasa bersama dengan anak-anak.


Beberapa ibu di rumah memiliki aktivitas yang kreatif dan menyenangkan untuk mengisi puasa di bulan Ramadan. Seperti membaca buku, membuat prakarya, memasak makanan untuk berbuka, atau pun jalan-jalan di taman dekat rumah.

Kifah sukanya mewarnai
Saya sendiri lebih senang menunggu waktu berbuka dengan berkeliling komplek atau berjalan-jalan keluar rumah. Dan kadang saya juga mengajak Kifah menonton video anak muslim sambil menunggu waktu berbuka ketika adzan Maghrib berkumandang nanti.

Meskipun Kifah belum sukses belajar puasa, cara-cara dan teknis beribadah puasa tetap harus dicontohkan. Karena Kifah pernah berpikir bahwa puasa itu boleh kapan saja, sedangkan tuntunan syariat kan menjelaskan bahwa puasa itu sejak terbit matahari hingga tenggelamnya matahari.

Ya, walau sedikit demi sedikit konsep ibadah harus dijelaskan dan dicontohkan dengan baik.

Dan meski belum mau berpuasa, alhamdulillah Kifah sudah mau ikut sholat Tarawih di Mushola ikut sama abinya.

Ramadan Ceria Bersama Lotte Choco Pie

Dengan mengusung hashtag #RamadantogetherLotteChocoPie biskuit coklat lembut Lotte Choco Pie menghadirkan kegiatan seru untuk mengisi moment kebersamaan di bulan Ramadan untuk ibu dan anak.

Karena Lotte Choco Pie ingin menghadirkan suasana kedekatan ibu dan anak dengan berbagai aktivitas yang bisa diciptakan bersama. Seperti menghias Lotte Choco Pie, menyaksikan Puppet Show dan mendengarkan tausiyah bersama.

Lotte Choco Pie menghadirkan sebuah acara gathering #RamadantogetherLotteChocoPie di Masjid-masjid yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya.

Acaranya sendiri sudah dimulai sejak awal Ramadan, yaitu:

1. Masjid Raya Cinere tanggal 3-4 Juni 2017
2. Masjid Raya Baitussalam Perumahan Billy & Moon Jakarta Timur tanggal 10-11 Juni 2017
3. Masjid Raya Al-Ikhlas BSD Kota Tangerang Selatan tanggal 17-18 Juni 2017

Dan, alhamdulillah. Sabtu kemarin, tanggal 10 Juni, saya berkesempatan hadir ke acara yang dipersembahkan oleh Lotte Choco Pie di Masjid Raya Baitussalam Billy & Moon Kalimalang Jakarta Timur.

Masjid ini dulu dipakai syuting film Lorong Waktu. Hayoo siapa yang suka nonton
Lorong waktu setiap bulan Ramadan? Masih inget sama Zidan dan Ustad Addin gak?

Meskipun Kifah gak ikut karena udah mudik ke Bandung, saya happy banget hadir di acaranya karena banyak kegiatan seru yang dilakukan oleh anak-anak.

Acaranya sendiri ada kelas kreasi menghias Lotte Choco Pie untuk anak-anak, menyusun puzzle, photo booth, dan ada juga kompetisi menghias Lotte Choco Pie antar pasangan ibu dan anak. Ada juga Puppet Show dan tausiyah ramadan yang bisa kita simak bersama anak-anak sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Puzzle Lotte Choco Pie

Chef Nanda sedang memandu anak-anak menghias Lotte Choco Pie

Anak-anak menyimak arahan dari Chef Nanda dengan antusias

Safina, anaknya Emak Gaoel, serius banget nih ngehias Lotte Choco Pie
Hasil kreasi anak-anak

Dan untuk kelas menghias kue ini sebenernya bisa jadi inspirasi untuk dilakukan di rumah. Karena memang bahannya mudah didapat dan anak-anak pasti suka kalau diajak menghias Lotte Choco Pie.

Apalagi moment puasa di bulan Ramadan adalah moment yang langka, hanya setahun sekali. Sebisa mungkin, sebagai ibu, kita harus bisa nih memanfaatkan moment ini untuk mempererat bonding dengan anak.

Sambil menjelaskan apa saja manfaat berpuasa yang mampu melatih kesabaran dan kedisiplinan, kita juga bisa menghibur anak-anak dengan menyediakan camilan yang dihias sekreatif mungkin untuk nanti dijadikan takjil ketika adzan  berkumandang.

Ibu dan anak siap-siap battle menghias Lotte Choco Pie

Dan kalau punya beberapa anak yang sudah agak besar, bisa banget nih dijadiin kompetisi kecil-kecilan. Wah, kalau begini puasanya gak berasa ya, saking serunya ngehias Lotte Choco Pie di rumah.

Pengumuman pemenang lomba menghias Lotte Choco Pie.
Yeay, selamat untuk yang menang!

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, ada Puppet Show dari Kak Muis dan tausiyah dari Ustad Wildan.


Anak-anak antusias menyimak Puppet Show dan tausiyah

Santunan untuk anak yatim dan piatu

Upload Foto Kebersamaan bersama Buah Hati Berhadiah Family Trip ke Bali!

Haaayoooo siapa yang mau jalan-jalan ke Bali sekeluarga gratis??? Lotte Choco Pie sedang mengadakan kompetisi foto berhadiah jalan-jalan ke Bali untuk 4 orang.



Caranya gampang banget.

1. Upload foto kebersamaan Mama dengan buah hati di Facebook atau Instagram.

2. Beli dua kemasan Lotte Choco Pie isi 6 pcs. Simpan struknya, dan foto tidak wajib menyertakan produk, tapi silakan berkreasi.

3. Gunakan hashtag #Ramadantogether dan #TogethermoreLotteChocoPie mention/tag akun sosial media Lotte Choco Pie.

4. Periode lomba tanggal 16 Mei-24 Juni 2017

5. Informasi lebih lanjut silakan klik: ramadantogether.lottechocopieindonesia.com

6. Pengumuman pemenang lomba tanggal 5 Juli 2017


Hadiah:

1 Pemenang utama akan mendapatkan hadiah berupa liburan keluarga (untuk 4 orang) ke Bali.

5 Pemenang favorit akan mendapatkan hadiah berupa meet and greet bersama Carissa Puteri di acara Together Moment.

10 Pemenang hiburan akan mendapatkan hadiah paket produk Lotte.

Ramadan Together Lotte Choco Pie

Waaahh, mupeng ya jalan-jalan ke Bali bareng sekeluarga. Ayo, mumpung masih ada waktu untuk mempererat bonding dengan buah hati di rumah, kemudian cekrek cekrek upload, cuss deh jalan-jalan ke Bali.

Acara #RamadantogetherLotteChocoPie juga masih bisa Mama hadiri di Masjid Raya Al-Ikhlas BSD Kota Tangerang Selatan ya tanggal 17-18 Juni 2017, acaranya dimulai pukul 15.00 WIB.  

Jangan sampai melewatkan keseruannya dan jangan lupa sambil cekrek cekrek upload juga ya Ma di sana. Siapa tahu beruntung dapat liburan gratisssss.


Selamat menjalankan ibadah puasa sampai beduk Maghrib yaaa :D




Ramadan Ceria Bersama Lotte Choco Pie [Dapatkan Family Trip Gratis ke Bali bersama Lotte Choco Pie]


"Romadon tiba, Romadon tiba."
"Marhaban yaa Romadon, Marhaban yaa Romadon"
"Marhaban yaa Romadon, Marhaban yaa Romadon"

Hiyaaa, siapa yang ikutan nyanyi lagunya Bang Opick?

Alhamdulillah yaaa, kalau hati kita gembira menyambut dan menikmati bulan Ramadan. Mudah-mudahan, jasad kita diharamkan dari api neraka, amiiinnn.

Alhamdulillah, Ramadan hadir lagi. Aromanya menyeruak memenuhi seisi rumah. Ya Alloh terima kasih, masih bisa mencicipi suasana Ramadan 1438 H.

Setiap Ramadan, pasti punya cerita berbeda.

Tahun lalu, saya baru saja melahirkan seminggu sebelum Ramadan, walhasil Ramadan kemarin itu sebulan penuh gak puasa, karena masih nifas dan bayi masih sangat kecil. Tahun ini, alhamdulillah bayi sudah 1 tahun, bisa menikmati puasa, walaupun penuh perjuangan karena masih memberikan ASI untuk Aldebaran.


Drama Anak Berpuasa

Kifah yang baru genap 6 tahun 12 Juni lalu, masih belajar berpuasa. Baru banget, tahun sebelumnya belum puasa sama sekali.

Kifah coba belajar puasa di Ramadan tahun ini

Tapi ternyata, melatih anak berpuasa itu menantang warbiasyak. Saya kira bakal gampang aja, karena Kifah udah makin gede, eh pada kenyataannya beneran susah. Mulai dari drama gak mau sahur, gak mau puasa karena lapar dan haus, capek karena habis main, dan berjuta alasan lainnya. Padahal udah diiming-imingi hadiah kalau lulus puasa, tapi belum berhasil juga.

Ya sudahlah. Pelan-pelan saja. *Sambil belai tembok.


Puasa dan Kebersamaan

Padahal, kalau dipikir lagi, bulan Ramadan ini adalah bulan yang tepat untuk membersamai anak, menumbuhkan premium bonding dan menciptakan kedekatan sambil melaksanakan ibadah puasa bersama dengan anak-anak.


Beberapa ibu di rumah memiliki aktivitas yang kreatif dan menyenangkan untuk mengisi puasa di bulan Ramadan. Seperti membaca buku, membuat prakarya, memasak makanan untuk berbuka, atau pun jalan-jalan di taman dekat rumah.

Kifah sukanya mewarnai
Saya sendiri lebih senang menunggu waktu berbuka dengan berkeliling komplek atau berjalan-jalan keluar rumah. Dan kadang saya juga mengajak Kifah menonton video anak muslim sambil menunggu waktu berbuka ketika adzan Maghrib berkumandang nanti.

Meskipun Kifah belum sukses belajar puasa, cara-cara dan teknis beribadah puasa tetap harus dicontohkan. Karena Kifah pernah berpikir bahwa puasa itu boleh kapan saja, sedangkan tuntunan syariat kan menjelaskan bahwa puasa itu sejak terbit matahari hingga tenggelamnya matahari.

Ya, walau sedikit demi sedikit konsep ibadah harus dijelaskan dan dicontohkan dengan baik.

Dan meski belum mau berpuasa, alhamdulillah Kifah sudah mau ikut sholat Tarawih di Mushola ikut sama abinya.

Ramadan Ceria Bersama Lotte Choco Pie

Dengan mengusung hashtag #RamadantogetherLotteChocoPie biskuit coklat lembut Lotte Choco Pie menghadirkan kegiatan seru untuk mengisi moment kebersamaan di bulan Ramadan untuk ibu dan anak.

Karena Lotte Choco Pie ingin menghadirkan suasana kedekatan ibu dan anak dengan berbagai aktivitas yang bisa diciptakan bersama. Seperti menghias Lotte Choco Pie, menyaksikan Puppet Show dan mendengarkan tausiyah bersama.

Lotte Choco Pie menghadirkan sebuah acara gathering #RamadantogetherLotteChocoPie di Masjid-masjid yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya.

Acaranya sendiri sudah dimulai sejak awal Ramadan, yaitu:

1. Masjid Raya Cinere tanggal 3-4 Juni 2017
2. Masjid Raya Baitussalam Perumahan Billy & Moon Jakarta Timur tanggal 10-11 Juni 2017
3. Masjid Raya Al-Ikhlas BSD Kota Tangerang Selatan tanggal 17-18 Juni 2017

Dan, alhamdulillah. Sabtu kemarin, tanggal 10 Juni, saya berkesempatan hadir ke acara yang dipersembahkan oleh Lotte Choco Pie di Masjid Raya Baitussalam Billy & Moon Kalimalang Jakarta Timur.

Masjid ini dulu dipakai syuting film Lorong Waktu. Hayoo siapa yang suka nonton
Lorong waktu setiap bulan Ramadan? Masih inget sama Zidan dan Ustad Addin gak?

Meskipun Kifah gak ikut karena udah mudik ke Bandung, saya happy banget hadir di acaranya karena banyak kegiatan seru yang dilakukan oleh anak-anak.

Acaranya sendiri ada kelas kreasi menghias Lotte Choco Pie untuk anak-anak, menyusun puzzle, photo booth, dan ada juga kompetisi menghias Lotte Choco Pie antar pasangan ibu dan anak. Ada juga Puppet Show dan tausiyah ramadan yang bisa kita simak bersama anak-anak sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Puzzle Lotte Choco Pie

Chef Nanda sedang memandu anak-anak menghias Lotte Choco Pie

Anak-anak menyimak arahan dari Chef Nanda dengan antusias

Safina, anaknya Emak Gaoel, serius banget nih ngehias Lotte Choco Pie
Hasil kreasi anak-anak

Dan untuk kelas menghias kue ini sebenernya bisa jadi inspirasi untuk dilakukan di rumah. Karena memang bahannya mudah didapat dan anak-anak pasti suka kalau diajak menghias Lotte Choco Pie.

Apalagi moment puasa di bulan Ramadan adalah moment yang langka, hanya setahun sekali. Sebisa mungkin, sebagai ibu, kita harus bisa nih memanfaatkan moment ini untuk mempererat bonding dengan anak.

Sambil menjelaskan apa saja manfaat berpuasa yang mampu melatih kesabaran dan kedisiplinan, kita juga bisa menghibur anak-anak dengan menyediakan camilan yang dihias sekreatif mungkin untuk nanti dijadikan takjil ketika adzan  berkumandang.

Ibu dan anak siap-siap battle menghias Lotte Choco Pie

Dan kalau punya beberapa anak yang sudah agak besar, bisa banget nih dijadiin kompetisi kecil-kecilan. Wah, kalau begini puasanya gak berasa ya, saking serunya ngehias Lotte Choco Pie di rumah.

Pengumuman pemenang lomba menghias Lotte Choco Pie.
Yeay, selamat untuk yang menang!

Sambil menunggu waktu berbuka puasa, ada Puppet Show dari Kak Muis dan tausiyah dari Ustad Wildan.


Anak-anak antusias menyimak Puppet Show dan tausiyah

Santunan untuk anak yatim dan piatu

Upload Foto Kebersamaan bersama Buah Hati Berhadiah Family Trip ke Bali!

Haaayoooo siapa yang mau jalan-jalan ke Bali sekeluarga gratis??? Lotte Choco Pie sedang mengadakan kompetisi foto berhadiah jalan-jalan ke Bali untuk 4 orang.



Caranya gampang banget.

1. Upload foto kebersamaan Mama dengan buah hati di Facebook atau Instagram.

2. Beli dua kemasan Lotte Choco Pie isi 6 pcs. Simpan struknya, dan foto tidak wajib menyertakan produk, tapi silakan berkreasi.

3. Gunakan hashtag #Ramadantogether dan #TogethermoreLotteChocoPie mention/tag akun sosial media Lotte Choco Pie.

4. Periode lomba tanggal 16 Mei-24 Juni 2017

5. Informasi lebih lanjut silakan klik: ramadantogether.lottechocopieindonesia.com

6. Pengumuman pemenang lomba tanggal 5 Juli 2017


Hadiah:

1 Pemenang utama akan mendapatkan hadiah berupa liburan keluarga (untuk 4 orang) ke Bali.

5 Pemenang favorit akan mendapatkan hadiah berupa meet and greet bersama Carissa Puteri di acara Together Moment.

10 Pemenang hiburan akan mendapatkan hadiah paket produk Lotte.

Ramadan Together Lotte Choco Pie

Waaahh, mupeng ya jalan-jalan ke Bali bareng sekeluarga. Ayo, mumpung masih ada waktu untuk mempererat bonding dengan buah hati di rumah, kemudian cekrek cekrek upload, cuss deh jalan-jalan ke Bali.

Acara #RamadantogetherLotteChocoPie juga masih bisa Mama hadiri di Masjid Raya Al-Ikhlas BSD Kota Tangerang Selatan ya tanggal 17-18 Juni 2017, acaranya dimulai pukul 15.00 WIB.  

Jangan sampai melewatkan keseruannya dan jangan lupa sambil cekrek cekrek upload juga ya Ma di sana. Siapa tahu beruntung dapat liburan gratisssss.


Selamat menjalankan ibadah puasa sampai beduk Maghrib yaaa :D