Diberdayakan oleh Blogger.

Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram

Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram


 

Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop dari ASUS yang Beratnya Hanya 500 Gram


Sudah punya resolusi apa untuk tahun 2023? Atau masih on the way mewujudkan resolusi di tahun 2022 yang belum sempat terlaksana? 

Apapun yang akan kamu lakukan, baik tahun ini atau pun tahun depan, semoga tetap menjadikan diri kita lebih baik lagi, yesss.

 


Bicara soal resolusi, sudah lama sekali saya ingin meng-upgrade beberapa hal yang terkait dengan pekerjaan saya sebagai Blogger dan Content Creator, tiga hal sih yang paling penting, saya ingin meng-upgrade ilmu/skill, konten, dan ‘gear’ untuk membuat konten.


Wihslist-nya sih, mau beli kamera, smartphone, dan laptop yang bisa lebih mudah dibawa mobile tapi punya performa yang maksimum macam laptop yang ‘tebel’ gitu, lho. Ahaha.


Yuk, ah, yang punya wishlist yang sama dengan saya, semoga di tahun baru 2023 nanti bisa tercapai semua yaa, supaya makin moncer ngonten dan ngeblognya, amiin.

 

Alhamdulillah, (kebetulan yang sudah ditakdirkan oleh Allah SWT, ini mah) Sabtu, 3 Desember 2022 kemarin, bertempat di Aloft Hotel Wahid Hasyim Jakarta, saya berkesempatan mengikuti gathering yang dilakukan oleh ASUS bersama berbagai komunitas blogger, content creator, dll.



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Gatheringnya seru banget, walau diwarnai oleh musibah gempa bumi yang berpusat di Garut.
Sekitar pukul 17.00 WIB alarm di Aloft Hotel berbunyi nyaring dan kita semua berhamburan
keluar menuju lapangan parkir hotel


Seneng, deh, berasa ‘update’ dan keren aja ikutan acara berbau teknologi, bareng ASUS lagi, brand laptop, gadget, yang emang udah terkenal banget dengan inovasinya. Di blog saya ini, udah banyak banget tulisan saya tentang laptop dan gadget ASUS, ya memang inovasi ASUS tuh, selalu ‘Sebagus Itu’ No kaleng-kaleng kalau berinovasi.


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Terima kasih Mas Muhammad Fadhil Mawaridi

(Technical Marketing & Public Relations at ASUS) yang sudah mengumpulkan kami 

di acara Gathering ini



Kamu Juga Bisa Jadi Bagian ATOM Community by ASUS!


Bagi kamu yang merasa sebagai TikTokers atau Instagram Influencer, kamu bisa gabung di kanal resmi ASUS TikTok dan Instagram Community (ATOM) dan dapatkan berbagai macam benefitnya, seperti akses ekslusif untuk produk terbaru dari ASUS, mengikuti kompetisi internal komunitas, berhak mengkuti affiliate program maupun workshop/seminar, dan masih banyak lagi!




Caranya gampang banget:

Buka Zencreator.ID dan daftar sebagai member

Klik https://bit.ly/ATOMCommunity

Isi form yang tersedia

Tunggu konfirmasi dari ASUS



Yuk, ikutan jadi Zencreator ASUS bersama ATOM! 


Baca juga: ASUS Space Edition yang Bisa Terbang ke Luar Angkasa!



ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop


Apa tuh detachable laptop? Detachable itu adalah laptop yang layar dan keyboard-nya bisa dilepas pasang gituuu, gaeesss. Keren gak, sih? Bisa punya laptop sekaligus tablet jadinya. Dengan ukuran 10,5 inchi dan berat hanya 590 gram, rasanya udah pas banget buat dibawa di dalam tas dan digunakan dimana aja dan untuk keperluan apa aja, khususnya untuk bekerja sebagai blogger ya, kalau saya.


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Kerennnn, punya laptop tapi berasa punya tablet juga, karena keyboard-nya
bisa dilepas pasang dengan mudah


 

Bisa nge-draft dan edit foto di kafe, di taman, di mall, di tempat parkir, di sekolah anak atau pun saat jalan-jalan/mobilitas tinggi sekalipun. Bisa ikut acara online/rapat dimana aja dengan zoom atau google meet, bisa sambil jalan-jalan, dan tau sendiri ya, bawaan ibuk-ibuk itu segambreng di dalam tas, dengan laptop compact tapi banyak bisanya seperti ASUS Expert Book B3000, otomatis semua bisa jadi mudah!

 

Thin, Quiet, Cool


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Setipisss dan seringannn itu, gaesss


Three magic words yang menggambarkan ASUS ExpertBook B3000 ini adalah Thin, Quiet and Cool. Kenapa? Karena dengan body yang ‘compact dan kecil’, mampu bekerja tanpa  kipas yang suaranya kadang mengganggu saat digunakan, namun tetap dingin dengan performa yang luar biasa.


Walaupun desainnya tipis (hanya 0,9 CM dan berat 590 gram), bukan berarti banyak performa yang kurang, sebaliknya, perfromanya makin kuat karena banyak inovasi terbaru yang ditanam di dalam ASUS ExpertBook B3000 ini.

 

Si Mungil yang ditenagai Qualcomm Snapdragon 7c Gen2



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Laptop pertama yang ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 7c Gen2


ASUS ExpertBook B3000 merupakan laptop pertama yang ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 7c Gen2. Seperti yang kita tahu, Qualcomm Snapdragon sudah banyak sekali menjadi CPU dalam gadget-gadget yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Qualcomm Snapdragon juga membekali ASUS Expert Book B3000 dengan Qualcomm® Adreno™ GPU 618 sebagai chip grafis terintegrasi, paduan yang diberikan oleh Qualcomm Snapdragon ini membuat daya tahan baterai ASUS Expert Book B3000 menjadi lebih hemat dan tahan lama.


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram

Muhammad Firman, Public Relation Manager of Asus Indonesia, sedang menjelaskan

bebagai kelebihan ASUS ExpertBook B3000


Laptop berukuran dengan ukuran layar 16:10 (1920 x 1200) juga dibekali Memory 8G LPDDR4X on board dan storage up to 128 GB.  Kecil-kecil cabe rawit, bukan?


Baca juga: Kriteria Suami Idaman ala ASUS ROG Phone 6, Seperti Apa, ya?


Menggunakan Windows 11 S Mode

 

Ketika digunakan, ASUS ExpertBook B3000 ini bukan hanya terasa sebagai laptop, namun terasa juga sedang menggunakan tablet, apalagi disediakan stylus pen yang bisa digunakan pada layar touch screen ASUS Expert Book B3000, pengalaman menggunakan laptop mungil ini makin mengesankan.


Walau terlihat seperti tablet, ASUS ExpertBook B3000 menggunakan Windows 11 sebagai soft ware unggulan yang bisa digunakan oleh para pekerja kantoran atau pun pelajar, guru,  yang banyak sekali menggunakan fitur windows untuk keperluan sehari-hari.


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Layar touch screen dan stylus pen sangat memudahkan berbagai pekerjaan kita sehari-hari


Windows 11 tentunya sudah sangat familiar dan mudah digunakan untuk berbagai kalangan, sehingga penggunanya dengan mudah melakukan multi tasking menggunakan Windows 11 untuk menunjang segala aktivitas dan pekerjaan yang harus diselesaikan.

 

Desain Detachable, Keyboard dan Layar yang Bisa dilepas




 

Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Mudah digunakan, mudah dilepas pasang karena ada magnet yang memudahkan kita
untuk memasang/melepas keyboard dari layarnya



ASUS ExpertBook B3000 merupakan laptop yang bisa digunakan juga sebagai tablet karena keyboard dan layarnya ini bisa dilepas pasang. Kemudahan ini diberikan oleh ASUS agar para penggunanya lebih mudah menggunakan laptop secara mobile. Layar ASUS ExpertBook B3000 juga bisa digunakan secara touchscreen dengan menggunakan sentuhan jari atau pun stylus pen sehingga makin memudahkan para pengguna untuk bekerja kapan saja dan dimana saja. Pengisian daya Stylus Pen juga sangat cepat yaitu hanya butuh 15 detik untuk penggunaan selama 45 menit.

 


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Desain elegan, minimalist, dan ringan memudahka mobilitas penggunanya


 

ASUS ExpertBook B3000 menggunakan sistem magnet sehingga mudah untuk dipasang dan dilepas. Keyboard tersebut juga dirancang nyaman untuk digunakan dengan key travel 1,5 mm. Di bagian belakang bodinya terdapat ExpertStand cover yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus dudukan agar ExpertBook B3000 dapat digunakan layaknya sebuah laptop. ExpertStand cover ini bisa dibentuk menjadi dua mode dudukan yang memungkinkan ASUS Expert Book B3000 dapat digunakan secara vertikal maupun horizontal.

 

 

Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Expert Stand Cover memudahkan kita dalam menggunakan ASUS ExpertBook B3000


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Kecil, ringan, mudah dibawa kemana pun





Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Di bagian belakang terlihat Expert Stand Cover


 

Kamera 5MP dan 13 MP yang Siap digunakan untuk Keperluan On Line Meeting

 

 

Biasanya, salah satu kekurangan laptop pada umumnya adalah memiliki kamera yang buram dan tidak secerah hati kita, eeaa. Ya memang begitu, laptop mainstream seringkali memiliki ‘jeroan’ yang unggul tapi minim sekali memerhatikan dari sisi kamera. Betul apa betul?



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram

Bapak Dominikus Susanto, Senior Manager, Business Development Qualcomm Indonesia, 

mengatakan bahwa rata-rata laptop mainstream sering mengesampingkan kualitas kameranya


 

ASUS ExpertBook B3000 memberikan solusi dari kekurangan tersebut dengan memberikan kamera 5MP (front camera) dan 13 MP (main camera). Ah, itu mah sama aja kameranya buram juga, kan?


 

Eitts, sebelumnya saya mengatakan di atas bahwa ASUS ExpertBook B3000 dibekali dengan Qualcomm Snapdragon 7c Gen2. Seperti yang kita tahu, Qualcomm Snapdragon selalu memberikan performa yang sangat baik untuk kamera pada gadget/smart phone. Kualitas kamera terbaik ini juga dihadirkan pada ASUS ExpertBook B3000. Sehingga, walau kita pakai laptop tapi kamera yang digunakan bagai menggunakan kamera smart phone yang katanya ‘kamera jahat’ itu, lho.




Baca juga: Work form Anywhere, Cara Kerja Baru ASN di Indonesia?



 

Online Meeting Tanpa Gangguan Audio Visual




Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
ASUS memberikan solusi atas masalah gangguan audio dan visual yang seringkali terjadi

 

ASUS ExpertBook B3000 memaham betul bahwa online learning atau work from home menjadi kebutuhan setiap pekerja, pelajar, maupun tenaga pendidik/guru. Pandemi Covid 19 mendorong percepatan kinerja digital baik untuk para karyawan maupun pelajar.



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram

Riandanu Madi Utomo

ASUS Indonesia Technical Public Relation

 sedang mendemonstrasikan kinerja  ASUS ExpertBook B3000

 


Saat melakukan online meeting/learning via Zoom atau Google Meet, kadang kala banyak terjadi gangguan baik secara audio maupun visual. ASUS Expert Book B3000 menghadirkan solusi melalui AI Noise Cancellation  untuk memperbaiki kualitas audio sehingga minim gangguan, juga teknologi 3DNR (3D Noise Reduction) yang memungkinkan sistem untuk mengurangi noise pada kamera secara signifikan.



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Fitur yang paling favorit, nih. Zoom pakai background virtual yang keren


 

 

Baterai Tahan Hingga 21 Jam!



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Dipakai seharian, tapi gak usah sering-sering nge-charge


Bukan ASUS kalau tidak memberikan manfaat lebih bagi para penggunanya. Dengan kehidupan digital kita yang memiliki mobilitas yang cukup tinggi, baterai pada laptop juga harus tahan lama, dong.


 

ASUS ExpertBook B3000 membuat kita gak usah sering-sering nge-charge karena daya tahan baterai yang lebih lama dan efisien dalam penggunaannya.

 

 

 

Bluetooth 5.0 dan ASUS WiFi SmartConnect untuk  Menunjang Aktivitas Kamu!


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram



Bluetooth dan WiFi merupakan salah satu komponen utama yang diperlukan agar laptop yang kita gunakan  makin powerfull. ASUS Exper Book B3000 dibekali dengan Bluetooth 5.0 yang bisa digunakan untuk men-support koneksi wireless mouse ataupun head phone.

 

ASUS WiFI SmartConnect memungkinkan ASUS ExpertBook B3000 terkoneksi dengan sinyal WiFi dalam jarak jauh sekalipun. Hal ini tentu membuat aktivitas dan produktvitas kita minim gangguan yang dikarenakan kendala sinyal internet.


 

Laptop yang Aman untuk Kesehatan


 

Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram


Ketika kita terlalu sering berada di depan laptop, pertanyaan yang paling sering terbersit adalah apakah ada dampak bagi kesehatan kita?


ASUS ExpertBook B3000 memberikan solusi untuk mengurangi kekhawatiran tersebut, yaitu:


Pertama, ASUSExpert Book B3000 telah tersertifikasi low blue light  oleh TÜV Rheinland. Artinya, layar ExpertBook B3000 memiliki emisi radiasi cahaya biru yang minim sehingga tidak merusak Kesehatan mata dalam jangka waktu panjang.


 

 

Kedua, Keyboard ExpertBoard di ASUS ExpertBook B3000 juga telah dilindungi oleh ASUS Antibacterial Guard, yaitu lapisan pelindung berbahan khusus yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri berbahaya hingga 99% dalam waktu 24 jam. ASUS Antibacterial Guard telah diakui secara internasional dan tersertifikasi ISO 22196. ASUS Antibacterial Guard memastikan ExpertBoard yang merupakan bagian yang paling banyak disentuh oleh pengguna ASUS ExpertBook B3000 untuk dapat selalu steril dan tidak menjadi sarang bakteri berbahaya.


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Keyboard-nya pun diperhatikan sesuai kebutuhan pengguna



Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram
Spesifikasi ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop



Dilindungi ASUS Expert Warranty



Tak perlu khawatir soal garansi, ya. Setiap pembelian laptop ASUS ExpertBook B3000  yang didistribusikan secara resmi di Indonesia otomatis akan mendapatkan garansi perbaikan 1 tahun. Namun garansi ini berlaku apabila kerusakan yang terjadi bukan karena kelalaian pengguna. Selain garansi resmi tersebut, ASUS melengkapi layanan untuk pengguna laptop ExpertBook B3000 dengan memberikan ASUS Expert Warranty.


 

Program ASUS Expert Warranty hadir dengan keuntungan utama yaitu tanggungan 80% biaya spare-part untuk kerusakan akibat kelalaian pengguna satu kali di tahun pertama. Melalui program ASUS Expert Warranty, pengguna ExpertBook B3000 dapat lebih terlindungi dari kemungkinan terjadinya kerusakan yang tidak disengaja.



***


Tetap Produktif Saat Mobile dengan ASUS ExpertBook B3000 Detachable Laptop yang Beratnya Hanya 500 Gram


Baiklah, untuk kamu yang punya resolusi di tahun 2023 untuk menjadi lebih produktif baik sebagai pekerja/karyawan, blogger, content creator, pengajar, guru, dosen, bahkan mungkin ingin melanjutkan studi kembali (jadi mahasiswa lagi, euy) ASUS ExpertBook B3000 ini patut kamu pertimbangkan untuk menjadi laptop yang handal, compact, ringan, mudah dibawa kemana pun (mobile), namun bisa membantu segala aktivitas yang kamu inginkan dengan segala kecanggihannya.


Harga yang dibandrol ASUS untuk ExpertBook B3000 Detachable Laptop ini adalah Rp.7.399.000,-


Baca juga: Achieve More Anytime and Anywhere as a Mom Blogger


2023 siap buat upgrade gear dan konten. yess!


Fitur apa yang paling kamu sukai pada laptop ASUS ExpertBook B3000 ini? 

Sharing, yuk, di kolom komentar.

 

Biskuat Academy: Mengoptimalkan Inner Strength Anak dengan Bermain Sepak Bola

 Biskuat Academy

Biskuat Academy: Mengoptimalkan Inner Strength Anak dengan Bermain Sepak Bola

 

“Pak, Bu, anak Bapak dan Ibu ini mengidap asma dan alergi. Mungkin akan sering kambuh, dan butuh perhatian ekstra.”

 

Kalimat seorang dokter anak yang kami temui di daerah Cibinong membuat kami tertegun, bak petir di siang bolong, ternyata batuk-batuk yang dialami oleh Kifah sejak berusia 3 tahun adalah Asma.


Semenjak mengetahui kondisi Kifah yang ‘lemah’ saya tidak mau berharap muluk-muluk, saya tak mau akhirnya kecewa karena memiliki anak dalam kondisi yang ‘spesial’. Asmanya sering sekali kambuh, berakhir masuk ke IGD dan rawat inap di rumah sakit. Bahkan ketika Pandemi Covid 19. Kami begitu ketakutan, karena katanya yang memiliki penyakit bawaan/komorbid, lebih rentan terkena Covid-19 bahkan beresiko hingga kematian.

 


Biskuat Academy
Saat bayi, Kifah mengalami alergi, timbul banyak ruam merah di pipi


Membersarkan anak dengan Riwayat alergi dan asma tidak lah mudah. Apalagi kalau terpicu alergennya, seperti debu, udara kotor/polusi, udara yang telalu dingin, udara yang telalu panas, kelelahan, emosi berlebihan, dll seringkali memicu asma Kifah kambuh. Duh, kalau sudah sesak nafas, sulit sekali rasanya untuk tidak membawanya ke klinik atau ke IGD.

 

Terkadang saya suka berkecil hati, takut Kifah tidak bisa optimal bertumbuh dan berkembang karena penyakitnya ini, apalagi ia sering kali tidak masuk ke sekolah saat asmanya sedang kambuh. Anak yang alergi dan asma juga merupakan ‘ujian tersendiri’ bagi orang tuanya, karena banyak sekali hal yang dipikirkan, sehingga membuat emosi menjadi terkuras dan merasa over thinking.

 

Biskuat Academy
Kifah saat berusia 3 tahun (mulai terserang Asma)


Prof. Dr. Budi Setiabudiawan, dr. Sp.A (K), M.Kes yang merupakan seorang ahli imunologi dan alergi anak mengatakan bahwa anak yang memiliki riwayat alergi (dalam kasus Kifah adalah asma) memiliki dampak buruk bagi anak dan orang tuanya.

 

Apa saja itu?

 

1. Gangguan Kesehatan

 

Anak yang menderita alergi tentunya mudah sekali terkena gangguan kesehatan. Yaps, betul sekali. Dibanding adiknya, teman-temannya, Kifah termasuk anak yang mudah sekali sakit. Daya tahan tubunya lebih lemah dari teman sebayanya atau bahkan adik-adiknya.

 

2. Gangguan Tumbuh Kembang

 

Ini yang paling Saya khawatirkan dan membuat saya cukup panik menghadapinya.  Gangguan tumbuh kembang terhadap anak, artinya anak alergi beresiko mengalami gangguan tumbuh kembang dibandingkan dengan anak yang normal atau tidak memiliki gangguan kesehatan seperti alergi atau asma ini.

 

3. Ekonomi

 

Mahalnya biaya pengobatan, keluar masuk rumah sakit, tentunya membutuhkan biaya yang tidak murah. Maka dari itu, anak alergi juga bisa menjadi salah satu faktor yang membuat keuangan keluarga menjadi tidak stabil/banyak pengeluaran pada pos kesehatan, karena mahalnya biaya pengobatan itu sendiri. Menghadapi kondisi seperti ini pun membuat orang tua rentan stress.

 

4. Psikologis

 

Ternyata, anak alergi juga bisa stres lho, Ma. Anak bisa menjadi tidak percaya diri, apalagi ketika kurang memiliki prestasi di bidang akademik. Anak bisa merasa minder dan tidak mau  bergaul. Kifah sendiri seringkali merasa tidak percaya diri atau minder, karena dia merasa ‘berbeda’ tidak se-sehat teman-temannya di kelas. Kadang ia merasa mendapatkan perundungan dan prestasi akademiknya pun menurun, dan menjadi mogok sekolah.

 

Selaina anaknya, orang tuanya pun rentan stress! Ya Saya sendiri mengakui cukup stres menghadapi anak yang alergi, dan berusaha menguatkan mental selalu. Bayang-bayang tentang prestasi akademiknya, masa depannya, penyakitnya, itu menghantui saya dan suami ketika membesarkan dan mendidik Kifah.


Biskuat Academy


Kifah dan Cita-citanya

 

“Kifah, cita-citanya apa?” Tanya saya kepadanya disela-sela pillow talk sebelum tidur.


“Mau jadi pemain bola, Mi.” Jawabnya.


“Hah? Pemain bola?” Tanya saya agak kaget.


“Iya, aku suka banget main bola, cita-citaku mau jadi atlet dan masuk timnas, mau mengharumkan nama bangsa Indonesia, dong, Mi.” Jawabnya lagi.


“Hmmm, tapi… “ Saya tak melanjutkan kalimat saya, saya takut Kifah menjadi down dan tidak percaya diri.


Tentu saja saya teringat asmanya Kifah yang rentan kambuh, dan seringkali mengganggu aktivitasnya baik di sekolah atau di rumah. Gimana ceritanya mau jadi atlet sepak bola coba? Bukankah fisik yang paripurna adalah modal utama?

 

“Kenapa, sih, suka main bola?” Tanya saya lagi.


“Seru aja, selain olah fisik juga ada strategi, kerja sama tim, dan harus punya skill bermain.”


“Klub bola favorit kamu apa, Kif?”


“PERSIB, dong!” jawabnya dengan penuh semangat.


Ahaha, Kifah memang lahir di Bandung, ternyata kecintaanya dengan Bandung masih melekat dengan mendukung klub sepak bola kesukaannya, yakni PERSIB Bandung.


Biskuat Academy
Kifah dan teman-teman, saat mewakili sekolah untuk mengikuti turnamen Futsal
se-kabupaten Bogor Jawa barat


Karena suka dengan dunia sepak bola, sekarang Kifah mengikuti ekstra kulikuler Futsal di sekolah dan seringkali mewakili sekolah untuk melakukan pertandingan persahabatan dan kompetisi dengan sekolah dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bogor.

 

 

Inner Strength, Kekuatan dari Dalam yang Mampu Menaklukan Segalanya


Biskuat Academy


Apakah Mama pernah mendengar istilah Inner Stregth? Atau kekuatan dari dalam? Inner Strength adalah kekuatan mental yang tercerminkan oleh kekuatan karakter yang ada pada setiap anak. Menurut Kak Seto Mulyadi (Psikolog Anak), orang tua harus senantiasa mendorong Inner Strength anak agar kelak anak bisa bertumbuh menjadi anak yang berkarakter kuat dan percaya diri.

 

Bagaimana Peran Orang Tua untuk Mengoptimalkan Inner Strength pada Anak?

 

Tentunya tidak mudah bagi orang tua untuk melakukan hal ini, namun bukan berarti tidak bisa ya, Ma. Orang tua berkewajiban untuk senantiasa belajar/menuntut Ilmu dan memfasilitasi agar inner strength pada anak muncul dan menjadi kekuatan yang mampu menaklukan segalanya.

 

1. Mendukung Segala Bentuk Kecerdasannya


Biskuat Academy
8 Kecerdasan Majemuk


Seperti yang sudah kita ketahui Bersama bahwa tidak anak yang bodoh, semua anak cerdas dengan bakat dan kecerdasannya masing-masing. Ada 8 kecerdasan anak yang harus kita ketahui sebagai orang tua, yakni kecerdasan visual spasial, linguistic (Bahasa), logika matematika, Musik, kinestetik (berhubungan dengan fisik), interpersonal (berhubungan dengan diri sendiri), intrapersonal (berhubungan dengan orang lain), dan kecerdasan naturalistic (berhubungan dengan alam).

 

Sayang sekali jika kita sebagai orang tua tidak mengetahui hal ini, dan menganggap anak yang cerdas itu hanyalah yang jago matematika, sedangkan yang jago berolah raga tidak dikatakan anak yang cerdas. Padahal, dengan mengetahui bakat, potensi, dan kecerdasan anak, kita akan membantu anak untuk mengoptimalkan inner strength dalam dirinya.


Baca juga: Pengalaman Analisa Sidik Jari untuk Mengetahui Minat, Bakat, dan Potensi Anak


2. Melakukan Komunikasi yang Baik dengan Anak


Biskuat Academy


Kurangnya komunikasi antara anak dan orang tua juga menyebabkan inner strength anak tidak berjalan optimal. Misalkan kita sebagai orang tua menginginkan anak untuk melakukan A, namun di dalam hati anak, ia sebenarnya ingin melakukan B.

 

Komunikasi yang tidak terjalin efektif antara orang tua dan anak akan menjadi penghambat perkembangan inner strength anak. Seperti menurut beberapa Psikolog bahwa sikap tidak terbuka antara orang tua dan anak, ketidak mampuan mengekspresikan keinginan satu sama lain, akan berpengaruh kepada tumbuh kembang anak.


Budaya sungkan berbicara kepada anak/orang tua, atau mungkin ada gadget yang menjadi halinglang (ortu dan anak sibuk dengan gadget masing-masing), bisa menjadi pemicu kurang lancarnya proses komunikasi di keluarga.

 

3. ’Membiarkan' anak melakukan kesalahan


Biskuat Academy


Siapa, sih, di dunia ini yang tidak melakukan kesalahan? Bahkan kita sendiri pun sebagai orang tua seringkali melakukan kesalahan. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita mengambil pelajaran atas segala kesalahan kita dan kemudian memperbaiki diri agar lebih  baik lagi.

 

Inner Strength atau kekuatan dari dalam diri anak akan mampu keluar jika anak juga memiliki ‘masalah’ atau tantangan di dalam hidupnya. Ketika ia bisa menghadapinya, menemukan solusi atau jalan keluarnya, maka ia akan memupuk inner strength yang ada di dalam dirinya untuk menjadi sebuah kekuatan untuk ‘melindungi’ dirinya dari berbagai masalah dan tantangan.

 

Intinya, membiarkan anak melakukan kesalahan memberikan pendidikan bahwa kita harus menjadi pribadi yang kuat, setelah jatuh harus bangkit kembali, anak juga bisa belajar dari kesalahan dan bertanggung jawab atas kesalahan yang ia buat. Jika ia berhasil bertanggung jawab dan mendapatkan pelajaran dari kesalahannya maka ia juga kan tumbuh menjadi anak yang percaya diri.

 

4. Melatih Anak Agar Selalu Disiplin dan Mandiri


Biskuat Academy


Banyak orang tua yang takut untuk mendisiplinkan dan memandirikan anak dengan alasan ‘tidak tega’. Saya ingat sekali perkataan Bu Elly Risman (Psikolog Anak dan Keluarga) bahwa kita sebagai orang tua wajib untuk memberikan pengertian dan pendidikan kepada anak untuk disiplin dan mandiri.

 

Karena apa? Karena kita tidak akan pernah bisa selamanya disamping mereka. Suatu saat, kita akan melepaskan mereka untuk berkelana, entah di bumi mana mereka akan berpijak di masa depan.

 

Saya sangat setuju dengan hal ini, maka dari itu, pendisiplinan, kemandirian anak benar-benar harus menjadi fokus utama ketika mendidik anak, karena ini juga menjadi salah satu cara agar inner strength pada anak tumbuh dengan optimal.


Baca juga: 5 Cara Agar Rumah Tetap Rapi bersama Anak-anak

 

5. Mengajarkan Etika dan Rasa Peduli kepada Orang Lain

 

Biskuat Academy


Beberapa Psikolog mengatakan bahwa karakteristik anak Generasi Z (lahir setelah 1995) atau bahkan generasi anak-anak kita memiliki kekurangan yakni ‘cuek dengan lingkungan’ Banyak faktor yang menyebabkan hal ini, salah satunya adalah paparan gadget. Setuju?


Kalau saya, sih, setuju. Kalau Mama tau istilah ‘MaBar’ atau ‘Main Bareng’ game online anak zaman sekarang, pasti kebayang deh, betapa cueknya mereka dengan lingkungan di sekitarnya. Bahkan ketika mereka ‘MaBar’ pun, sesungguhnya mereka sibuk dengan gawai merek masing-masing. Hehehe.

 

Ada istilah baru yakni Phubbing dan Smombie


Biskuat Academy

Phubbing kependekan dari phone snubbing mengacu pada perilaku orang yang lebih fokus menggunakan gadget daripada interaksi dengan orang atau lingkungan sekitar. Istilah phubbing ditemukan pada 2012 oleh tim perumus dari kalangan pakar bahasa (leksikon, fonetik), ahli debat, budayawan, dan sosiolog yang berkumpul di Universitas Sydney Australia.

 

Sedangkan, Smombie kependekan dari smartphone zombie, sebuah frase yang sebetulnya bisa membuat konotasi kurang baik bagi pelakunya. Demi mengidentifikasi perilaku, maka digunakan lah istilah tersebut. Smombie adalah orang yang terus-menerus menggunakan smartphone, handphone, atau gadget ketika sedang berjalan.


Hal ini  membuat anak-anak menjadi nomophobia (no mobile phone phobia) yaitu kecemasan berlebihan ketika tidak membawa dan tidak berinteraksi dengan gadget.


Inner Strength tentunya akan lahir dari anak-anak yang bisa berempati, memiliki etika yang baik di lingkungan sekitarnya. Anak yang mampu bekerja sama, berkomunikasi dengan tim, tentu bisa mengoptimalkan kekuatan di dalam dirinya.

 

Tentunya kita sangat ingin memiliki anak yang tumbuh dengan rasa empati yang tinggi dan beretika baik di dalam kesehariannya bukan?

 


Sebagai orang tua, tentunya kita ingin sekali mengoptimalkan inner strength anak dengan kelima cara tersebut, lalu bagaimana salah satu upaya kita untuk mengikhtiarkannya?

 

 

Biskuat Academy, Inisiasi Biskuat untuk Mengoptimalkan Inner Strength Anak


Biskuat Academy


Ketika melihat informasi mengenai Biskuat Academy melalui video dan foto/flyer dengan visualisasi mengenai olahraga sepak bola, saya langsung teringat dengan Kifah. Waktu itu saya melihatnya di dalam perjalanan (di dalam mobil) dan seketika saya berikan informasi Biskuat Academy kepada Kifah dan bertanya:


“Kamu mau ikutan?” Tanya saya kepadanya.


“Apa ini, Mi?”


“Main bola, ada hadiahnya ke Eropa, lho! Liat stadion sepak bola di sana.” Kata saya lagi.


Mata Kifah langsung berbinar, ia sangat ingin mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional dengan bermain sepak bola. Seperti bagaiamana ia menceritakan Pratama Arhan yang bermain bola di Jepang, Asnawi Mangkualam yang bermain di Korea Selatan, Egy Maulana Vikri yang bermain di Slovakia dan Witan Sulaeman yang merumput di Polandia.

 

Jujur, saya jadi hafal beberapa pemain sepak bola karena hampir setiap malam Kifah bercerita tentang sepak bola di telinga saya, hehehe. Mereka itu lah yang jadi sosok inspirasi bagi Kifah untuk bermain sepak bola dan bercita-cita menjadi atlet sepak bola professional.

 

Kenapa Sepak Bola? Apa saja Manfaat dari Bermain Sepak Bola untuk Anak?

 

1. Meningkatkan Kekuatan Tulang dan Otot (Kebugaran Fisik)


Biskuat Academy
Olah raga baik untuk menjaga kebugaran fisik anak


Berolah raga adalah hal yang wajib bagi anak, karena Kesehatan adalah hal yang paling penting dalam masa tumbuh kembang anak. Jangan sampai anak dibiarkan ‘mager’ apalagi jika sudah terpapar oleh gadget.

 

2. Melepaskan Stres


Biskuat Academy


Anak zaman sekarang waktu belajaranya Panjang, tasnya berat-berat, banyak materi yang harus dikuasai. Saatnya anak melepaskan kepenatan mereka dengan bermain sepak bola. Berolah raga dan bermain sepak bola memberikan sensasi refreshing untuk anak disela-sela rutinitasnya.

 

3. Melatih Kerja Sama, Strategi dan Komunikasi dalam Tim


Biskuat Academy


Seperti yang saya singgung di atas, jangan sampai anak kita menjadi Phubbing dan Smombie. Berikan mereka ruang untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengatur strategi bersama teman-temannya ketika bermain sepak bola. Dinamika kelompok yang terjadi akan membuat anak belajar untuk saling berkolaborasi sekaligus mendewasakan anak-anak.

 

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

 

Biskuat Academy
Kifah tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri


Bermain bola, mencetak gol, bersaing secara sehat dan bisa menjadi juara mampu membangkitkan rasa percaya diri anak. Tugas kita adalah mengapresiasi segala bentuk kecerdasan dan pencapaian anak, salah satunya adalah pencapaian mereka di bidang non akademik (bermain sepak bola). Kepercayaan diri mereka yang akan memunculkan inner strength pada dalam diri anak sehingga mereka menjadi pribadi yang kuat dan percaya diri.

 

5. Mengasah Keterampilan/Skill Motorik Anak


Biskuat Academy
Bertemu coach bersertifikat UEFA A dan bintang Timnas Indoenesia 
pasti akan menambah wawasan baru tentang skill/keterampilan bermain sepak bola


Bermain sepak bola bukan asal tendang, ya, Ma. Diperlukan skill dan akurasi ketika anak bermain bola, sehingga dengan bermain bola, skill atau keterampilan motorik anak akan terlatih dengan baik. Apalagi di Biskuat Academy anak-anak dilatih oleh pelatih/coach bersertifikat UEFA A dan belajar langsung dengan para bintang TimNas Indonesia.

 

Apa itu Biskuat Academy?

 

Biskuat Academy
Keseruan Biskuat Academy


Biskuat Academy adalah serangkaian acara tahunan dari Biskuat untuk memberikan pembelajaran olahraga bagi anak Indonesia yang bertujuan mengembangkan tidak hanya kekuatan fisik tetapi juga kekuatan baik dari dalam (Inner Stregth) untuk menciptakan #GenerasiTiger Indonesia.

 

Biskuat percaya bahwa setiap anak memiliki kekuatan baik dari dalam yang penting untuk perkembangan masa depannya. Tugas orang tua untuk mendukung hal terbaik dalam diri anak di masa pertumbuhannya. Biskuat mengajak orang tua Indonesia untuk menciptakan #GenerasiTiger, generasi yang memiliki karakter Tangguh, baik hati, pemberani, dan percaya diri.

 

Melalui Biskuat Academy, anak bisa mengembangkan kekuatan dari dalam dan mencapai mimpinya. Mulai dari peningkatan keterampilan sepak bola dari pelatih berlisensi UEFA A sebagai persiapan untuk menjadi pemain bola masa depan, hingga bertemu pemain profesional dari Tim Nasional Sepak Bola Indonesia.


Sekolah Bola Online Biskuat Academy 2022 bisa menjadi ajang penyaluran bakat, minat, dan hobi, sekaligus untuk mengoptimalkan Inner Strength yang ada pada diri anak. Karena selain untuk menjadi pemain sepak bola profesional, generasi muda juga harus memiliki karakter yang kuat dan positif.


Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya, orang tua harus menyadari bahwa anak bukan hanya bisa berprestasi secara akademik, namun bisa juga melalui prestasi non academik (salah satunya olah raga sepak bola). Sekolah Bola Online Biskuat Academy ini diharapkan mampu membantu para orang tua untuk mengembangkan prestasi non akademik anak-anaknya melalui  olah raga sepak bola.


Keuntungan  Mengikuti Biskuat Academy


Biskuat Academy
Semua ini pasti akan menjadi pengalaman yang berharga untuk anak-anak kita


Banyak sekali keuntungan yang didapatkan dengan mengikuti Biskuat Academy ini, lho, Ma! Apa aja, sih manfaatnya?

 

1. Belajar Sepak Bola dari pelatih bersertifikasi UEFA A

2 .Belajar langsung dari pemain Timnas Indonesia

3. Mendapatkan hadiah puluhan juta rupiah dan hadiah utama untuk berkunjung ke Stadion Sepak Bola di Eropa

4. E-Certificate untuk seluruh peserta dan sertifikasi fisik yang ditandatangi oleh Kemendikbud dan Kemenpora untuk finalis

 

 

Bagaimana Cara Mengikuti Biskuat Academy?


Biskuat Academy


1.Beli Biskuat dan temukan kode unik pada kemasan

2.Daftar via whatsapp dengan nomor 0812 1222 5919 (ikuti petunjuk dari chat bot, ya)

3. Anak siap mengikuti keseruan Biskuat Academy 2022


Biskuat Academy




Jangan lupa beli Biskuat ya, teman-teman!


Registrasi dibuka mulai 17 Agustus 2022


Biskuat Academy


Sekolah Bola Online Biskuat Academy dimulai dari 25 September 2022 – 15 Januari 2023


Grand Final Biskuat Academy adalah 12 Februari 2023

 

Informasi lebih lanjut bisa Mama cek di: https://biskuatacademy.com/how-to-join

 


 

Hadiahnya Apa Aja, nih?


Biskuat Academy
Ini dia hadiahnya!!!


Selain untuk mengoptimalkan inner strength pada anak, Biskuat Academy juga memberikan banyak hadiah bagi anak-anak yang berhasil menjadi juara dalam Program Biskuat Academy.

 

1. Hadiah Utama (1 pemenang utama)

Tur Stadion Bola Internasional Bersama 1 pendamping


2. Hadiah Top 10 (Untuk 10 Finalis Biskuat Academy)

Uang tunai sebesar Rp 5.000.000 (untuk masing-masing pemenang)


3. Hadiah Top 20 (Untuk 20 Finalis Biskuat Academy)

Kaos Kaki Biskuat, Topi Biskuat, Backpack Biskuat, Jersey Biskuat, Bola Biskuat


4. Hadiah Mingguan (20 pemenang setiap minggu, mendapatkan salah satu hadiah berikut): Bola Biskuat, Voucher @100.000


 

Informasi lainnya bisa mengunjungi website https://biskuatacademy.com/ ya, Ma.

 Sebuah video inspiratif dari Biskuat




Ayo Dukung dan Optimalkan Inner Strength Anak-anak Kita, Sekarang Juga!






Anak-anak kita memang tak bisa sempurna, begitu pun kita sebagai orang tua. Namun kita tetap wajib berusaha agar segala potensi dan kecerdasan mereka tersalurkan dengan baik. Buat mereka menjadi orang-orang yang berkarakter baik, kuat, dan percaya diri serta empati kepada orang lain dengan mengoptimalkan Inner Strength yang ada di dalam diri mereka sejak dini.

 

Kita tidak pernah tahu, dari anak kita mungkin kita anggap memiliki ‘kekurangan’ di saat ini, ternyata mereka lah yang akan membuat kita bangga di masa depan.

 



“Kif, masih mau jadi pemain bola, ngga?” Tanya saya pada Kifah.

“Masih, dong! Aku mau keliling dunia, Mi. Ummi mau ikut?”

 

 


*** 

Sumber: MommiesDily, AsianParent, Indtimes,https://disdik.purwakartakab.go.id