Diberdayakan oleh Blogger.

Sudah Siapkan Kita Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015?




Jeng.. Jeng.. Jeng...

Udah pada tahu  belum nih tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN? Apa ya ituuu?
Nah untuk yang belum tahu ada beberapa informasi terkait dengan Masyarakat Ekonomi ASEAn kemudian disingkat MEA. 

MEA ini merupakan bentuk kerjasama antara Indonesia dan semua negara-negara di ASEAN (udah tahu kan negara ASEAN itu apa aja?). Kerjasama ini merupakan bentuk hubungan lebih lanjut ketimbang kerjasama yang lalu-lalu. MEA sendiri akan dimulai pada tanggal 31 Desember 2015. 

MEA bekerjasama dalam bidang Politik dan keamanan, Ekonomi, dan Sosial Budaya. Kali ini saya akan mengulas mengenai kerjasama MEA di bidang sosial dan budaya yakni pendidikan. Apa yang akan dilakukan oleh dunia pendidikan Indonesia untuk menjawab tantangan MEA ini?


Tantangan

Indonesia memiliki tantangan yang cukup besar untuk menghadapi MEA ini, yaitu tantangan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Tantangan SDA yang jelas terlihat di Indonesia adalah banyaknya SDA yang kita miliki namun masih dikelola oleh pihak asing. Sedangkan tantangan SDM di Indonesia salah satunya adalah ketidaksiapan SDM Indonesia untuk unjuk gigi di kancah ASEAN.

Pendidikan tentunya harus menyiapkan SDM Indonesia siap dalam menghadapi MEA ini. Sekarang kita lihat, sejauh mana orang Indonesia mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional (bahasa Inggris), dan sejauh mana orang Indonesia memiliki keterampilan atau skill yang standar dengan keterampilan orang-orang di ASEAN. Dengan adanya MEA ini tentunya akan ada dampak bagi manusia Indonesia untuk mengejar standar kompetensi yang diharapkan. Peran pendidikan tentulah sangat besar. Baik pendidikan secara formal, non formal, dan informal. 

Tahun depan, ya tahun depan. Orang-orang dari negara seperti Thailand, Vietnam, Singapura, dll, akan berlomba-lomba masuk ke Indonesia. Otomatis di Indonesia akan terjadi persaingan yang sangat ketat. Jika tidak dibekali dengan SDM yang kompeten maka Indonesia akan tergerus oleh arus ini. Sebagai contoh, apabila di Indonesia tidak memiliki tenaga dokter ahli yang memadai, otomatis dokter-dokter dari negara ASEAN akan segera memenuhi kebutuhan tersebut. Bagaimana jika semua kebutuhan SDM tidak dapat dipenuhi oleh SDM Indonesia? ini merupakan sebuah tantangan yang besar bagi dunia pendidikan untuk menyiapkan SDM yang kompeten dan berkualitas.

Di Thailand, sekarang diterapkan kurikulum bahasa Indonesia. Murid sekolah di Thailand akan dibekali keterampilan berbahasa Indonesia untuk selanjutnya bisa berkompetisi di Indonesia. Begitupun negara Singapura. Singapura sekarang sedang berbenah untuk menyiapkan infrastruktur negaranya dalam menyambut MEA. Singapura sedang melakukan riset bagaimana orang Indonesia bertingkah laku. Dan kemudian akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyiapkan MEA.

Selain meningkatkan kecakapan intelektual, tentunya kecakapan karakter juga harus diperkuat. Manusia Indonesia dalam kurun waktu satu tahun lagi harus siap menerima "kedatangan bangsa asing" ke bumi pertiwi. Jangan sampai Indonesia kemudian malah tergerus oleh arus. Dan manusia Indonesia pada akhirnya kehilangan jati diri dan menjadi asing di rumahnya sendiri.


Solusi

Bagaimana selanjutnya menyiapkan SDM Indonesia agar siap dan kuat menghadapi MEA 2015?

Pendidikan Formal

Sekolah adalah institusi yang paling memungkinkan untuk menyiapkan sumber daya manusia memiliki kesiapan dan kompetensi dalam menghadapi MEA. Institusi sekolah harus menyelenggarakan pembelajaran yang juga berorientasi pada kesiapan SDM Indonesia menghadapi MEA. Misalnya dalam pembelajaran, sekolah atau guru ikut mensosialisasikan dan memberikan pengarahan kepada anak didik bahwa ada tantangan kedepan yang harus kita hadapi bersama. Anak didik harus diberikan pemahaman oleh sekolah/guru bahwa tantangan tersebut merupakan suatu upaya menaikan standar kualitas SDM Indonesia yang diharapkan akan mampu bersaing dengan seluruh warga ASEAN.

Sekolah harus membekali anak didik berupa keterampilan berbahasa Internasional khususnya wilayah ASEAN (Bahasa Inggris, Melayu, Mandarin). Kemampuan berkomunikasi menjadi modal utama untuk berkompetisi dengan seluruh warga ASEAN. Selain keterampilan berbahasa, sekolah juga harus membekali keterampilan yang bersifat hard skill dan soft skill untuk anak didik. Anak didik harus dibekali keterampilan yang komperhensif untuk mendalami ragam ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin berkembang saat ini dan untuk di masa depan.

Sekolah juga berkewajiban untuk memberikan benteng karakter untuk anak didik, dimana mereka akan menghadapi pergaulan internasional, Akan banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia, sehingga anak didik harus mampu menyaring budaya-budaya tersebut apabila budaya tersebut bersifat negatif.


Pendidikan Non-Formal

Pendidikan non formal ini adalah pendidikan yang dilakukan di masyarakat. Harus ada sosialisasi mengenai MEA ini kepada tiap-tiap lapisan masyarakat. Masyarakat harus diberikan pendidikan dan pelatihan untuk menghadapi MEA. Pendidikan ini bisa berupa pendidikan hard skill dan soft skill, seperti pelatihan bahasa asing, pelatihan keterampilan, atau pun pelatihan wirausaha (mengingat akan banyak sekali investasi yang akan ditanam di Indonesia oleh negara-negara ASEAN).


Pendidikan Informal

Pendidikan informal adalah pendidikan oleh keluarga khususnya orang tua. Orang tua tentunya harus turut berperan aktif dalam menyiapkan anak-anak mereka menghadapi MEA 2015 ini. Khususnya kesiapan dalam bentuk ketahanan mental, moral, dan spiritual. Karena akan banyak sekali budaya asing yang akan masuk ke Indonesia. Jangan sampai budaya yang bersifat negatif mempengaruhi anak-anak kita dan menjadi budaya yang destruktif. Sebaliknya, kita harus membekali anak-anak kita dengan budaya-budaya atau nilai moral yang ada di Indonesia, sebagai sebuah identitas yang harus dimiliki untuk menghadapi MEA 2015. Sebagai bentuk proteksi budaya asing yang bisa jadi akan "menjajah" jati diri manusia Indonesia.



Nah, sudahkah kita sebagai orang tua mempersiapkan anak-anak kita di rumah untuk menghadapi tantangan ini?



Sudah Siapkan Kita Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015?




Jeng.. Jeng.. Jeng...

Udah pada tahu  belum nih tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN? Apa ya ituuu?
Nah untuk yang belum tahu ada beberapa informasi terkait dengan Masyarakat Ekonomi ASEAn kemudian disingkat MEA. 

MEA ini merupakan bentuk kerjasama antara Indonesia dan semua negara-negara di ASEAN (udah tahu kan negara ASEAN itu apa aja?). Kerjasama ini merupakan bentuk hubungan lebih lanjut ketimbang kerjasama yang lalu-lalu. MEA sendiri akan dimulai pada tanggal 31 Desember 2015. 

MEA bekerjasama dalam bidang Politik dan keamanan, Ekonomi, dan Sosial Budaya. Kali ini saya akan mengulas mengenai kerjasama MEA di bidang sosial dan budaya yakni pendidikan. Apa yang akan dilakukan oleh dunia pendidikan Indonesia untuk menjawab tantangan MEA ini?


Tantangan

Indonesia memiliki tantangan yang cukup besar untuk menghadapi MEA ini, yaitu tantangan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Tantangan SDA yang jelas terlihat di Indonesia adalah banyaknya SDA yang kita miliki namun masih dikelola oleh pihak asing. Sedangkan tantangan SDM di Indonesia salah satunya adalah ketidaksiapan SDM Indonesia untuk unjuk gigi di kancah ASEAN.

Pendidikan tentunya harus menyiapkan SDM Indonesia siap dalam menghadapi MEA ini. Sekarang kita lihat, sejauh mana orang Indonesia mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional (bahasa Inggris), dan sejauh mana orang Indonesia memiliki keterampilan atau skill yang standar dengan keterampilan orang-orang di ASEAN. Dengan adanya MEA ini tentunya akan ada dampak bagi manusia Indonesia untuk mengejar standar kompetensi yang diharapkan. Peran pendidikan tentulah sangat besar. Baik pendidikan secara formal, non formal, dan informal. 

Tahun depan, ya tahun depan. Orang-orang dari negara seperti Thailand, Vietnam, Singapura, dll, akan berlomba-lomba masuk ke Indonesia. Otomatis di Indonesia akan terjadi persaingan yang sangat ketat. Jika tidak dibekali dengan SDM yang kompeten maka Indonesia akan tergerus oleh arus ini. Sebagai contoh, apabila di Indonesia tidak memiliki tenaga dokter ahli yang memadai, otomatis dokter-dokter dari negara ASEAN akan segera memenuhi kebutuhan tersebut. Bagaimana jika semua kebutuhan SDM tidak dapat dipenuhi oleh SDM Indonesia? ini merupakan sebuah tantangan yang besar bagi dunia pendidikan untuk menyiapkan SDM yang kompeten dan berkualitas.

Di Thailand, sekarang diterapkan kurikulum bahasa Indonesia. Murid sekolah di Thailand akan dibekali keterampilan berbahasa Indonesia untuk selanjutnya bisa berkompetisi di Indonesia. Begitupun negara Singapura. Singapura sekarang sedang berbenah untuk menyiapkan infrastruktur negaranya dalam menyambut MEA. Singapura sedang melakukan riset bagaimana orang Indonesia bertingkah laku. Dan kemudian akan menjadi bahan pertimbangan untuk menyiapkan MEA.

Selain meningkatkan kecakapan intelektual, tentunya kecakapan karakter juga harus diperkuat. Manusia Indonesia dalam kurun waktu satu tahun lagi harus siap menerima "kedatangan bangsa asing" ke bumi pertiwi. Jangan sampai Indonesia kemudian malah tergerus oleh arus. Dan manusia Indonesia pada akhirnya kehilangan jati diri dan menjadi asing di rumahnya sendiri.


Solusi

Bagaimana selanjutnya menyiapkan SDM Indonesia agar siap dan kuat menghadapi MEA 2015?

Pendidikan Formal

Sekolah adalah institusi yang paling memungkinkan untuk menyiapkan sumber daya manusia memiliki kesiapan dan kompetensi dalam menghadapi MEA. Institusi sekolah harus menyelenggarakan pembelajaran yang juga berorientasi pada kesiapan SDM Indonesia menghadapi MEA. Misalnya dalam pembelajaran, sekolah atau guru ikut mensosialisasikan dan memberikan pengarahan kepada anak didik bahwa ada tantangan kedepan yang harus kita hadapi bersama. Anak didik harus diberikan pemahaman oleh sekolah/guru bahwa tantangan tersebut merupakan suatu upaya menaikan standar kualitas SDM Indonesia yang diharapkan akan mampu bersaing dengan seluruh warga ASEAN.

Sekolah harus membekali anak didik berupa keterampilan berbahasa Internasional khususnya wilayah ASEAN (Bahasa Inggris, Melayu, Mandarin). Kemampuan berkomunikasi menjadi modal utama untuk berkompetisi dengan seluruh warga ASEAN. Selain keterampilan berbahasa, sekolah juga harus membekali keterampilan yang bersifat hard skill dan soft skill untuk anak didik. Anak didik harus dibekali keterampilan yang komperhensif untuk mendalami ragam ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin berkembang saat ini dan untuk di masa depan.

Sekolah juga berkewajiban untuk memberikan benteng karakter untuk anak didik, dimana mereka akan menghadapi pergaulan internasional, Akan banyak budaya asing yang masuk ke Indonesia, sehingga anak didik harus mampu menyaring budaya-budaya tersebut apabila budaya tersebut bersifat negatif.


Pendidikan Non-Formal

Pendidikan non formal ini adalah pendidikan yang dilakukan di masyarakat. Harus ada sosialisasi mengenai MEA ini kepada tiap-tiap lapisan masyarakat. Masyarakat harus diberikan pendidikan dan pelatihan untuk menghadapi MEA. Pendidikan ini bisa berupa pendidikan hard skill dan soft skill, seperti pelatihan bahasa asing, pelatihan keterampilan, atau pun pelatihan wirausaha (mengingat akan banyak sekali investasi yang akan ditanam di Indonesia oleh negara-negara ASEAN).


Pendidikan Informal

Pendidikan informal adalah pendidikan oleh keluarga khususnya orang tua. Orang tua tentunya harus turut berperan aktif dalam menyiapkan anak-anak mereka menghadapi MEA 2015 ini. Khususnya kesiapan dalam bentuk ketahanan mental, moral, dan spiritual. Karena akan banyak sekali budaya asing yang akan masuk ke Indonesia. Jangan sampai budaya yang bersifat negatif mempengaruhi anak-anak kita dan menjadi budaya yang destruktif. Sebaliknya, kita harus membekali anak-anak kita dengan budaya-budaya atau nilai moral yang ada di Indonesia, sebagai sebuah identitas yang harus dimiliki untuk menghadapi MEA 2015. Sebagai bentuk proteksi budaya asing yang bisa jadi akan "menjajah" jati diri manusia Indonesia.



Nah, sudahkah kita sebagai orang tua mempersiapkan anak-anak kita di rumah untuk menghadapi tantangan ini?



Ngadem di Floating Market Lembang

Sebenernya ini post yang bener-bener tertunda semenjak lebaran kemarin. Berhubung banyak sekali aktifitas yang dilakukan jadi baru bisa kali ini posting tentang review tempat wisata.

Langsung aja ya...

Banyak orang yang udah tahu tempat ini kayaknya yaa.Tapi gak apa-apa lah ya untuk sekedar informasi dan referensi tempat wisata saya tulis tentang lokasi wisata ini.


Floating market aka pasar terapung atau penduduk sekitar menyebutnya Situ Umar terletak di Lembang Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya yang berada tidak jauh dari Jakarta ini (sekitar 3-4 jam) via Tol Cipularang membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama disini. Selain udara yang sejuk khas Bandung utara, di pasar terapung ini banyak terdapat spot-spot yang menyejukkan mata. Nuansa taman yang hijau dan danau yang terbentang luas membuat kita bisa refreshing sejenak ketika berada disana.

Namanya juga pasar terapung, di sana banyak dijual aneka jajanan khas Bandung dan juga makanan-makanan pereda rasa lapar. Tapiii... kalo menurut saya sih harga makanan disana cukup menguras kantong. Karena harga yang dipasang bisa 3 sampai 4 kali lipat dari pada harga normal. Buat yang jalan-jalan dengan budget ngepas disarankan minimal bawa air minum sendiri (karena harga minuman juga mahal) atau bawa cemilan sendiri yang muat dibawa di tas. Sebenernya gak boleh tuh bawa makanan/minuman dari luar, tapi gapapa lah ya asal ngga ketahuan. 

*hehehe... saran untuk melanggar peraturan ini mah*

Tiket masuknya cukup terjangkau kok. Hanya Rp.15.000,- saja. dan itu bisa ditukar dengan "Welcome Drink" berupa hot tea, hot coffee, hot milk, lemon tea, dan lain-lain.

 Tiket masuk





Welcome drink


Untuk berbelanja di dalam kawasan floating market ini jangan lupa tukar uang rupiah kita dengan koin pecahan 5.000-an, 10.000,-an di tempat-tempat yang sudah disediakan. Hanya beberpa outlet saja yang memperbolehkan menggunakan uang rupiah asli. 

*mohon maaf foto koin-koinnya kelupaan ni saudara-saudari*

Selanjutnya untuk melihat-lihat pemandangan yang ada di floating market ini, berikut cuplikan gambar-gambar yang berhasil diabadikan by pocket camera saya.


Di tepi danau


 Ada yang jual kincir angin (kalau orang sunda bilangnya kolecer) Rp.20,000,-an








Ada becak mini juga















 Taman untuk memberi makan kelinci




Bisa main engrang haratisss


Jalan-jalan dan numpang ngadem disana ituemang seruuuuu banget. Dengan tiket yang murah meriah dan jarak yang tidak jauh dari Jakarta, floating market Lembang ini bisa jadi pilihan wisata keluarga. (Ya emang udah jadi tempat wisata favorit sih, soalnya tiap weekend Bandung selalu macet).


Related Post: 


[Railway Adventure] Wisata Kereta Api Commuterline Jabodetabek


ECOPARK-CIBINONG SCIENCE CENTRE

Ngadem di Floating Market Lembang

Sebenernya ini post yang bener-bener tertunda semenjak lebaran kemarin. Berhubung banyak sekali aktifitas yang dilakukan jadi baru bisa kali ini posting tentang review tempat wisata.

Langsung aja ya...

Banyak orang yang udah tahu tempat ini kayaknya yaa.Tapi gak apa-apa lah ya untuk sekedar informasi dan referensi tempat wisata saya tulis tentang lokasi wisata ini.


Floating market aka pasar terapung atau penduduk sekitar menyebutnya Situ Umar terletak di Lembang Kabupaten Bandung Barat. Lokasinya yang berada tidak jauh dari Jakarta ini (sekitar 3-4 jam) via Tol Cipularang membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama disini. Selain udara yang sejuk khas Bandung utara, di pasar terapung ini banyak terdapat spot-spot yang menyejukkan mata. Nuansa taman yang hijau dan danau yang terbentang luas membuat kita bisa refreshing sejenak ketika berada disana.

Namanya juga pasar terapung, di sana banyak dijual aneka jajanan khas Bandung dan juga makanan-makanan pereda rasa lapar. Tapiii... kalo menurut saya sih harga makanan disana cukup menguras kantong. Karena harga yang dipasang bisa 3 sampai 4 kali lipat dari pada harga normal. Buat yang jalan-jalan dengan budget ngepas disarankan minimal bawa air minum sendiri (karena harga minuman juga mahal) atau bawa cemilan sendiri yang muat dibawa di tas. Sebenernya gak boleh tuh bawa makanan/minuman dari luar, tapi gapapa lah ya asal ngga ketahuan. 

*hehehe... saran untuk melanggar peraturan ini mah*

Tiket masuknya cukup terjangkau kok. Hanya Rp.15.000,- saja. dan itu bisa ditukar dengan "Welcome Drink" berupa hot tea, hot coffee, hot milk, lemon tea, dan lain-lain.

 Tiket masuk





Welcome drink


Untuk berbelanja di dalam kawasan floating market ini jangan lupa tukar uang rupiah kita dengan koin pecahan 5.000-an, 10.000,-an di tempat-tempat yang sudah disediakan. Hanya beberpa outlet saja yang memperbolehkan menggunakan uang rupiah asli. 

*mohon maaf foto koin-koinnya kelupaan ni saudara-saudari*

Selanjutnya untuk melihat-lihat pemandangan yang ada di floating market ini, berikut cuplikan gambar-gambar yang berhasil diabadikan by pocket camera saya.


Di tepi danau


 Ada yang jual kincir angin (kalau orang sunda bilangnya kolecer) Rp.20,000,-an








Ada becak mini juga















 Taman untuk memberi makan kelinci




Bisa main engrang haratisss


Jalan-jalan dan numpang ngadem disana ituemang seruuuuu banget. Dengan tiket yang murah meriah dan jarak yang tidak jauh dari Jakarta, floating market Lembang ini bisa jadi pilihan wisata keluarga. (Ya emang udah jadi tempat wisata favorit sih, soalnya tiap weekend Bandung selalu macet).


Related Post: 


[Railway Adventure] Wisata Kereta Api Commuterline Jabodetabek


ECOPARK-CIBINONG SCIENCE CENTRE

Alhamdulillah Ramadhan



Alhamdulillah, hari ini adalah hari ke-10 bulan suci Ramadhan 1435 Hijriyah atau bertepatan tanggal 7 Juli 2014. Sudah 10 hari lamanya umat Islam sedunia menunaikan kewajibannya berpuasa di bulan Ramdhan. 
Walaupun sebenernya puasa tadi saya tidak berpuasa karena sakit, tapi Insya Alloh besok saya akan berpuasa kembali. 

Bulan Ramadhan sering dijadikan bulan momentum. Kenapa? karena bulan ini adalah bulan yang paling istimewa bagi umat Islam diantara 11 bulan yang lainnya. Di bulan ini pintu ampunan dibuka lebar, pintu taubat diberikan, dan pintu keberkahan juga dibuka seluas-luasnya oleh Alloh SWT.

Banyak yang menjadikan bulan ini menjadi bulan perubahan. Misalnya, saat pertama kali mulai menutup aurat (bagi perempuan), atau menyempurnakan pemakaian jilbab menjadi lebih syar'i. Bulan ini juga kerap kali dijadikan ajang permulaan untuk beramal lebih baik lagi. Seperti tilawah sehari satu juz, istiqomah shalat dhuha setiap hari, istiqomah qiyamul lail setiap hari, bersedekah lebih banyak dari biasanya, menghindari diri dari pembicaraan yang kurang manfaat/ghibah, dan lain sebagainya.

Saya sendiri menjadikan bulan Ramadhan ini juga sebagai sarana meningkatkan kualitas diri. Berusaha meningkatkan amalan yaumiyah, berusaha lebih baik secara karakter/akhlak sebagai individu, berusaha menjadi insan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Dan bulan ini pun ingin saya jadikan sebagai bulan untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Sehingga 1 syawal nanti saya ingin merasakan bak kupu-kupu yang baru saja keluar dari kepompong.

Ramadhan ini sangat indah, sayang jika terlewat begitu saja. Karena belum tentu kita berjumpa kembali dengan bulan yang penuh berkah ini. Ramadhan ini juga ingin rasanya lebih dekat denganMu, 'berdialog' denganMu dalam do'a dan ibadah, lebih tawakal padaMu, lebih merasa terikat padaMu. 




Kabulkan Yaa Rabb...




Alhamdulillah Ramadhan



Alhamdulillah, hari ini adalah hari ke-10 bulan suci Ramadhan 1435 Hijriyah atau bertepatan tanggal 7 Juli 2014. Sudah 10 hari lamanya umat Islam sedunia menunaikan kewajibannya berpuasa di bulan Ramdhan. 
Walaupun sebenernya puasa tadi saya tidak berpuasa karena sakit, tapi Insya Alloh besok saya akan berpuasa kembali. 

Bulan Ramadhan sering dijadikan bulan momentum. Kenapa? karena bulan ini adalah bulan yang paling istimewa bagi umat Islam diantara 11 bulan yang lainnya. Di bulan ini pintu ampunan dibuka lebar, pintu taubat diberikan, dan pintu keberkahan juga dibuka seluas-luasnya oleh Alloh SWT.

Banyak yang menjadikan bulan ini menjadi bulan perubahan. Misalnya, saat pertama kali mulai menutup aurat (bagi perempuan), atau menyempurnakan pemakaian jilbab menjadi lebih syar'i. Bulan ini juga kerap kali dijadikan ajang permulaan untuk beramal lebih baik lagi. Seperti tilawah sehari satu juz, istiqomah shalat dhuha setiap hari, istiqomah qiyamul lail setiap hari, bersedekah lebih banyak dari biasanya, menghindari diri dari pembicaraan yang kurang manfaat/ghibah, dan lain sebagainya.

Saya sendiri menjadikan bulan Ramadhan ini juga sebagai sarana meningkatkan kualitas diri. Berusaha meningkatkan amalan yaumiyah, berusaha lebih baik secara karakter/akhlak sebagai individu, berusaha menjadi insan yang lebih bermanfaat untuk masyarakat. Dan bulan ini pun ingin saya jadikan sebagai bulan untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Sehingga 1 syawal nanti saya ingin merasakan bak kupu-kupu yang baru saja keluar dari kepompong.

Ramadhan ini sangat indah, sayang jika terlewat begitu saja. Karena belum tentu kita berjumpa kembali dengan bulan yang penuh berkah ini. Ramadhan ini juga ingin rasanya lebih dekat denganMu, 'berdialog' denganMu dalam do'a dan ibadah, lebih tawakal padaMu, lebih merasa terikat padaMu. 




Kabulkan Yaa Rabb...




Gunung Kapur Ciseeng Bogor: Harta Terpendam untuk Wisata Keluarga

Yiiipiiiieee...


Weekend kemarin kita sekeluraga (abi-ummi-kifah) jalan-jalan ke sebuah tempat rekreasi yang ada di Jalan Raya Gunung Kapur-Ciseeng Kabupaten Bogor. Lokasinya terletak di Ciseeng Bogor. Tempat ini bisa diakses melalui BSD-Puspiptek-Prumpung-Ciseeng atau Bogor-Parung-Ciseeng/Bogor-Jampang-Ciseeng. 
Lokasinya memang tidak terlalu mencolok/tidak kelihatan dari jalan raya, jadi memang harus teliti untuk melihat sekeliling jalan untuk menemukan tempat wisata ini.


Plang nama





Tempat wisata Gunung Kapur Ciseeng Tirta Sanita ini menawarkan beberapa fasilitas rekreasi seperti:
-Pemandian air panas (VIP room)
-Outbond anak dan dewasa
-ATV
-Arena permainan anak (kereta api mini, becak mini, bom-bom car, dll)
-Arena berenang anak
-Food court
-Penginapan
-Wisata alam (gunung kapur dan danau)
-Pijat dan bekam

Tiket masuk untuk pengunjung di hari biasa (senin-jum'at) adalah Rp.10,000,- sedangkan untuk akhir pekan (sabtu-minggu) dan hari libur dikenakan tiket masuk sebesar Rp.12,000,- Cukup terjangkau untuk sebuah tempat rekreasi yang lumayan lengkap bukan?

tiket masuk di akhir pekan

Sebelum masuk ke area gunung kapur kita dikenakan tiket parkir untuk mobil Rp.5,000,- dan Motor Rp.3,000,-

Kami masuk lewat pintu  masuk 2, setelah melewati loket pemandangan pertama yang disuguhkan adalah danau. Danau tersebut tidak terlalu besar, tetapi tersedia perahu untuk disewa mengelilingi danau.

Ada danau dan perahu lho


Nah, sumber mata air panas yang ada disini ternyata dari sebuah gunung atau lebih tepatnya bukit, karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Bukit ini mengeluarkan panas bumi dan air yang mengandung belerang.






Foto-foto bukit kapur

Ini gunungnya bisa didaki dengan mudah, karena ada tangga yang tersedia untuk mendaki hingga ke puncaknya. Namun harus tetap hati-hati karena terkadang batuannya licin.

Karena bukit ini mengeluarkan panas bumi dan air belerang, maka banyak orang yang berama-ramai kesini untuk mengobati bermacam penyakit kulit. Karena diketahui bahwa memang khasiat belerang yang efektif untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Untuk berendam di air belerang kita bisa menyewa VIP room (untuk 2 orang) dengan harga Rp.15,000,- per-orang. 

Tiket VIP room untuk berendam air belerang


Nah ini lokasi VIP room, ada di tengah danau yang cukup luas

Selain di VIP room, anak-anak bisa berendam di air belerang di kolam renang. Airnya cukup hangat, cenderung dingin malah. Harga tiket masuk ke kolam anak ini murah sekali, hanya Rp.5,000,- saja. 







foto-foto kifah sedang berenang di kolam anak, walaupun airnya dingin tapi tetap mengandung belerang

Lokasi kolam renang anak (diambil dari jauh)

Selain untuk berenang atau berendam di air belerang, masih ada wahana bermain yang lain. Seperti kereta api mini, becak mini, ATV, bom-bom car, arena outbond anak dan dewasa. Ada fasilitas penginapan dan food courtnya juga lho. Untuk pengunjung dari luar kota jadi bisa menginap dan berwisata disini.

Salah satu permainan yang dicoba oleh Kifah adalah becak mini, karena memang Kifah seorang Becak Lovers (kalo ikut umminya ke depan perumahan pasti naik becak).hehehe

Nah, ini penampakannya. Tarif sewanya Rp.10,000,-/becak mini.




Kifah  jadi penumpang, dan Abi jadi tukang becak (cocok juga nih abi)

Salah satu permainan anak lainnya, setiap mau naik harus beli koin dulu ya, Rp.5,000,- saja.



ada binglala mini dan kereta api mini untuk anak-anak

Nah, itu review tempat rekreasi keluarga yang harganya lumayan terjangkau dan dekat dengan yang bertempat tinggal di sekitar Bogor, Tangerang Selatan, dan Depok. 

Kelebihan tempat wisata ini adalah:
-Harga cukup terjangkau
-Fasilitas cukup memuaskan, bahkan kami menilai fasilitas VIP Room-nya lebih baik dari Pemandian air panas yang ada di Cimanggu Kabupaten Bandung. Lebih rapi, bersih, murah, dan nyaman.
-Banyak arena bermain anak


Kekurangan tempat wisata ini adalah:
-Pintu gerbang yang kurang tertata rapi (kurang terlihat dari jalan)
-Lingkungannya masih banyak sampah (sedikit tersedia tong sampah)
-Beberapa arena wisata yang tidak tertata dengan baik


Beberapa hal yang dianggap penting:
-Bawa bekal dari rumah lebih baik, karena kebanyakan yang menjual makanan-makanan instan. Tetapi di Food Court ada beberapa menu makanan yang lumayan menggoda selera. 
-Bawa alas duduk (untuk yang mau semacam piknik keluarga), tapi kalau tidak bawa bisa sewa.
-Untuk VIP room (mandi air belerang) hanya untuk 2-3 orang per-kamar. Dan laki-laki dan perempuan dilarang satu kamar termasuk suami istri.


Jadi, budget kita kemarin adalah:
-Tiket parkir Rp.3,000,- (naik motor)
-Tiket masuk 2 orang (kifah belum dihitung, usianya 3tahun) Rp.12,000,-x 2orang jadi Rp.24,000,-
-Tiket VIP room Rp.15,000,-
-Becak mini Rp.10,000,-
-Kolam renang belerang untuk anak Rp.5,000,-

*Disini juga tersedia bubuk belerang bagi yang ingin membeli. Tersedia Rp.5,000,- per-kemasan kecil.




Sekian review tempat wisatanya, mudah-mudahan bermanfaat. Feel free to share. Salam hangat :)



Gunung Kapur Ciseeng Bogor: Harta Terpendam untuk Wisata Keluarga

Yiiipiiiieee...


Weekend kemarin kita sekeluraga (abi-ummi-kifah) jalan-jalan ke sebuah tempat rekreasi yang ada di Jalan Raya Gunung Kapur-Ciseeng Kabupaten Bogor. Lokasinya terletak di Ciseeng Bogor. Tempat ini bisa diakses melalui BSD-Puspiptek-Prumpung-Ciseeng atau Bogor-Parung-Ciseeng/Bogor-Jampang-Ciseeng. 
Lokasinya memang tidak terlalu mencolok/tidak kelihatan dari jalan raya, jadi memang harus teliti untuk melihat sekeliling jalan untuk menemukan tempat wisata ini.


Plang nama





Tempat wisata Gunung Kapur Ciseeng Tirta Sanita ini menawarkan beberapa fasilitas rekreasi seperti:
-Pemandian air panas (VIP room)
-Outbond anak dan dewasa
-ATV
-Arena permainan anak (kereta api mini, becak mini, bom-bom car, dll)
-Arena berenang anak
-Food court
-Penginapan
-Wisata alam (gunung kapur dan danau)
-Pijat dan bekam

Tiket masuk untuk pengunjung di hari biasa (senin-jum'at) adalah Rp.10,000,- sedangkan untuk akhir pekan (sabtu-minggu) dan hari libur dikenakan tiket masuk sebesar Rp.12,000,- Cukup terjangkau untuk sebuah tempat rekreasi yang lumayan lengkap bukan?

tiket masuk di akhir pekan

Sebelum masuk ke area gunung kapur kita dikenakan tiket parkir untuk mobil Rp.5,000,- dan Motor Rp.3,000,-

Kami masuk lewat pintu  masuk 2, setelah melewati loket pemandangan pertama yang disuguhkan adalah danau. Danau tersebut tidak terlalu besar, tetapi tersedia perahu untuk disewa mengelilingi danau.

Ada danau dan perahu lho


Nah, sumber mata air panas yang ada disini ternyata dari sebuah gunung atau lebih tepatnya bukit, karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Bukit ini mengeluarkan panas bumi dan air yang mengandung belerang.






Foto-foto bukit kapur

Ini gunungnya bisa didaki dengan mudah, karena ada tangga yang tersedia untuk mendaki hingga ke puncaknya. Namun harus tetap hati-hati karena terkadang batuannya licin.

Karena bukit ini mengeluarkan panas bumi dan air belerang, maka banyak orang yang berama-ramai kesini untuk mengobati bermacam penyakit kulit. Karena diketahui bahwa memang khasiat belerang yang efektif untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Untuk berendam di air belerang kita bisa menyewa VIP room (untuk 2 orang) dengan harga Rp.15,000,- per-orang. 

Tiket VIP room untuk berendam air belerang


Nah ini lokasi VIP room, ada di tengah danau yang cukup luas

Selain di VIP room, anak-anak bisa berendam di air belerang di kolam renang. Airnya cukup hangat, cenderung dingin malah. Harga tiket masuk ke kolam anak ini murah sekali, hanya Rp.5,000,- saja. 







foto-foto kifah sedang berenang di kolam anak, walaupun airnya dingin tapi tetap mengandung belerang

Lokasi kolam renang anak (diambil dari jauh)

Selain untuk berenang atau berendam di air belerang, masih ada wahana bermain yang lain. Seperti kereta api mini, becak mini, ATV, bom-bom car, arena outbond anak dan dewasa. Ada fasilitas penginapan dan food courtnya juga lho. Untuk pengunjung dari luar kota jadi bisa menginap dan berwisata disini.

Salah satu permainan yang dicoba oleh Kifah adalah becak mini, karena memang Kifah seorang Becak Lovers (kalo ikut umminya ke depan perumahan pasti naik becak).hehehe

Nah, ini penampakannya. Tarif sewanya Rp.10,000,-/becak mini.




Kifah  jadi penumpang, dan Abi jadi tukang becak (cocok juga nih abi)

Salah satu permainan anak lainnya, setiap mau naik harus beli koin dulu ya, Rp.5,000,- saja.



ada binglala mini dan kereta api mini untuk anak-anak

Nah, itu review tempat rekreasi keluarga yang harganya lumayan terjangkau dan dekat dengan yang bertempat tinggal di sekitar Bogor, Tangerang Selatan, dan Depok. 

Kelebihan tempat wisata ini adalah:
-Harga cukup terjangkau
-Fasilitas cukup memuaskan, bahkan kami menilai fasilitas VIP Room-nya lebih baik dari Pemandian air panas yang ada di Cimanggu Kabupaten Bandung. Lebih rapi, bersih, murah, dan nyaman.
-Banyak arena bermain anak


Kekurangan tempat wisata ini adalah:
-Pintu gerbang yang kurang tertata rapi (kurang terlihat dari jalan)
-Lingkungannya masih banyak sampah (sedikit tersedia tong sampah)
-Beberapa arena wisata yang tidak tertata dengan baik


Beberapa hal yang dianggap penting:
-Bawa bekal dari rumah lebih baik, karena kebanyakan yang menjual makanan-makanan instan. Tetapi di Food Court ada beberapa menu makanan yang lumayan menggoda selera. 
-Bawa alas duduk (untuk yang mau semacam piknik keluarga), tapi kalau tidak bawa bisa sewa.
-Untuk VIP room (mandi air belerang) hanya untuk 2-3 orang per-kamar. Dan laki-laki dan perempuan dilarang satu kamar termasuk suami istri.


Jadi, budget kita kemarin adalah:
-Tiket parkir Rp.3,000,- (naik motor)
-Tiket masuk 2 orang (kifah belum dihitung, usianya 3tahun) Rp.12,000,-x 2orang jadi Rp.24,000,-
-Tiket VIP room Rp.15,000,-
-Becak mini Rp.10,000,-
-Kolam renang belerang untuk anak Rp.5,000,-

*Disini juga tersedia bubuk belerang bagi yang ingin membeli. Tersedia Rp.5,000,- per-kemasan kecil.




Sekian review tempat wisatanya, mudah-mudahan bermanfaat. Feel free to share. Salam hangat :)