Diberdayakan oleh Blogger.

[Blogging] Membuat Domain Blogspot Menjadi Dot.COM

sumber 

Mumpung masih anget-angetnya *nanti keburu lupa* 

Pengen dong punya domain blog gak pake embel-embel? pengennya langsung aja gitu dot com, dot net, dot info, dot me, dan man-teman yang lainnya. 

Nah, baru aja kemarin sore saya beli domain, supaya blog saya langsung aja pake dot.com gak pake blogspot dot.com lagi. Domain ini gratisan sih sebenernya, sebagai  imbalan tunjangan kinerja saya sebagai istri dari sang tuan suami. *biar lebih rajin lagi nge-blognya* 

Ammiinnn....

Baiklah mari kita mulai, hanya dengan tiga langkah mudah berikut ini:


1. Cari perusahaan jasa penyedia domain

Buanyak banget kok perusahaan yang menyediakan jasa untuk kita membeli nama domain. Salah satunya di Qwords. Saya pilih disini karena kita pernah bekerja sama dalam sebuah event di kampus waktu jamannya si saya ini masih kuliah. Jadi, langsung aja saya googling dan cari web nya.

*Jangan lupa buat akun dulu di web ini, akun bisa kita buat dengan menggunakan email saja, gunanya nanti untuk menerima segala informasi mengenai proses pembelian dan penyettingan domain yang akan kita beli*

*setelah membuat akun, kita langsung saja mengecek nama domain yang kita inginkan, apakah masih tersedia atau sudah dipakai sama orang lain* 

*kita tinggal pilih, mau .com, .net, .co, .co.id, .info, .me, .asia dan lainnya. Masing-masing memiliki harga yang berbeda, dan yang paling murah itu menurut saya .com*

*apabila nama domain masih available, langsung saja kita masukkan ke keranjang belanja*


2. Bayar

*Cek email yang kita gunakan untuk mendaftar pada web qwords. Disitu akan tertera tagihan yang harus kita bayar untuk membeli nama domain sekaligus tata cara pembayaran"

*Total tagihan saya kemarin untuk membeli domain (.com) sejumlah Rp. 148.500 (sudah termasuk PPN 10%)*

*Untuk transfer, bisa menggunakan manual banking, mobile banking, via atm, hampir semua bank lengkap, BRI, Mandiri, BCA, BNI, dan juga bisa menggunakan PayPal*

*Ikuti semua petunjuk pembayaran yang ada pada email tersebut, biasanya untuk pembayaran via atm, akan diberikan kode unik, biasanya nominal transfer yang harus kita bayarkan ditambahkan beberapa rupiah*

*Setelah transfer, jangan lupa konfirmasi ke Customer Service mereka yaa...*


3. Setting

Menurut saya sih ini rada susah-susah gampang, tipsnya adalah jangan pernah ragu untuk bertanya kepada technical support yang qwords sediakan. Kita bisa live chat, atau telepon jika kurang paham dengan instruksi yang diberikan.

*Untuk merubah domain blog, kita tidak harus membeli hosting (harganya berkisar dari 60rb-250rb), semuanya gratis*

*Caranya, kita harus mendaftar lebih dahulu Free Parked Domain (salah gak yaa ini nulisnya), nanti selanjutnya kita diminta mengisi form untuk membeli. Walaupun instilahnya membeli, ini semua gratis kok*

*Jika sudah selesai (sudah masuk ke keranjang belanja) jangan lupa selesaikan pemesanan, dan jangan lupa konfirmasikan pesanan kita (nanti dapet no pesanan gitu) via email ke qwords. 

*Buka terus email, karena semua notifikasi akan masuk ke email kita. Jadi kita tinggal nunggu instruksi selanjutnya aja*

*Setelah kita mendapatkan notifikasi bahwa domain kita sudah aktif, selanjutnya kita akan men-setting blogspot kita untuk bisa berubah nama domainnya sesuai dengan yang sudah kita beli*

*Nanti kita akan mendapatkan tata cara (tutorial) mengenai proses setting blogspot tersebut, tinggal buka dasbor> setting> basic. (ikuti petunjuk selanjutnya pada tutorial yang diberikan)

*Didalam proses setting menyetting blogspot, kita akan diminta masuk ke dalam Cpanel, Nah, untuk membuka Cpanel ini, caranya adalah masuk ke inbox email kita, temukan email dari qwords mengenai Cpanel, disitu akan tertera link masuk ke Cpanel, sekaligus akun dan password yang harus kita gunakan*

*Nah, ini langkah terakhir, ikuti petunjuk yang ada pada tutorial untuk menyetting blogspot, sesuaikan saja dengan apa yang diminta oleh tutorial tersebut. Tinggal masukkan kode-kode saja, tapi sometimes ini agak membingungkan untuk yang awam kek saya ini*

*Setelah melakukan semua perintah pada tutorial, kembali ke dasbor blogspot, kemudian klik simpan. Apabila muncul error 12, maka ada yang salah pada langkah penyettingan, coba ulangi dengan teliti*

*Apabila sudah selesai, maka lihatlah! Sekarang blogspot.com sudah berubah menjadi .com*



Notes: menurut petunjuk, proses peralihan ini akan memakan waktu 1-2 x 24 jam. Tapi yang saya alami sih gak terlalu lama, langsung bisa diakses setelah sukses disetting. 



Tips: Jangan pernah malu dan ragu untuk bertanya kepada CS, apapun itu, sekecil apapun masalahnya. Tagihan berlaku 1x24 jam, jadi jangan telat aja bayarnya, dan jangan lupa konfirmasi. Teliti ketika melakukan setting, saya suka nggak teliti sih, jadi rada lama gitu melototin layar laptopnya. 


Alhamdulillah, sekarang blog saya yang semula www.tettytanoyo.blogspot.com, kini menjadi www.tettytanoyo.com   





Semoga Bermafaat :)


Related Post:

Agar Postingan Tidak Bisa di Copy Paste






[Blogging] Membuat Domain Blogspot Menjadi Dot.COM

sumber 

Mumpung masih anget-angetnya *nanti keburu lupa* 

Pengen dong punya domain blog gak pake embel-embel? pengennya langsung aja gitu dot com, dot net, dot info, dot me, dan man-teman yang lainnya. 

Nah, baru aja kemarin sore saya beli domain, supaya blog saya langsung aja pake dot.com gak pake blogspot dot.com lagi. Domain ini gratisan sih sebenernya, sebagai  imbalan tunjangan kinerja saya sebagai istri dari sang tuan suami. *biar lebih rajin lagi nge-blognya* 

Ammiinnn....

Baiklah mari kita mulai, hanya dengan tiga langkah mudah berikut ini:


1. Cari perusahaan jasa penyedia domain

Buanyak banget kok perusahaan yang menyediakan jasa untuk kita membeli nama domain. Salah satunya di Qwords. Saya pilih disini karena kita pernah bekerja sama dalam sebuah event di kampus waktu jamannya si saya ini masih kuliah. Jadi, langsung aja saya googling dan cari web nya.

*Jangan lupa buat akun dulu di web ini, akun bisa kita buat dengan menggunakan email saja, gunanya nanti untuk menerima segala informasi mengenai proses pembelian dan penyettingan domain yang akan kita beli*

*setelah membuat akun, kita langsung saja mengecek nama domain yang kita inginkan, apakah masih tersedia atau sudah dipakai sama orang lain* 

*kita tinggal pilih, mau .com, .net, .co, .co.id, .info, .me, .asia dan lainnya. Masing-masing memiliki harga yang berbeda, dan yang paling murah itu menurut saya .com*

*apabila nama domain masih available, langsung saja kita masukkan ke keranjang belanja*


2. Bayar

*Cek email yang kita gunakan untuk mendaftar pada web qwords. Disitu akan tertera tagihan yang harus kita bayar untuk membeli nama domain sekaligus tata cara pembayaran"

*Total tagihan saya kemarin untuk membeli domain (.com) sejumlah Rp. 148.500 (sudah termasuk PPN 10%)*

*Untuk transfer, bisa menggunakan manual banking, mobile banking, via atm, hampir semua bank lengkap, BRI, Mandiri, BCA, BNI, dan juga bisa menggunakan PayPal*

*Ikuti semua petunjuk pembayaran yang ada pada email tersebut, biasanya untuk pembayaran via atm, akan diberikan kode unik, biasanya nominal transfer yang harus kita bayarkan ditambahkan beberapa rupiah*

*Setelah transfer, jangan lupa konfirmasi ke Customer Service mereka yaa...*


3. Setting

Menurut saya sih ini rada susah-susah gampang, tipsnya adalah jangan pernah ragu untuk bertanya kepada technical support yang qwords sediakan. Kita bisa live chat, atau telepon jika kurang paham dengan instruksi yang diberikan.

*Untuk merubah domain blog, kita tidak harus membeli hosting (harganya berkisar dari 60rb-250rb), semuanya gratis*

*Caranya, kita harus mendaftar lebih dahulu Free Parked Domain (salah gak yaa ini nulisnya), nanti selanjutnya kita diminta mengisi form untuk membeli. Walaupun instilahnya membeli, ini semua gratis kok*

*Jika sudah selesai (sudah masuk ke keranjang belanja) jangan lupa selesaikan pemesanan, dan jangan lupa konfirmasikan pesanan kita (nanti dapet no pesanan gitu) via email ke qwords. 

*Buka terus email, karena semua notifikasi akan masuk ke email kita. Jadi kita tinggal nunggu instruksi selanjutnya aja*

*Setelah kita mendapatkan notifikasi bahwa domain kita sudah aktif, selanjutnya kita akan men-setting blogspot kita untuk bisa berubah nama domainnya sesuai dengan yang sudah kita beli*

*Nanti kita akan mendapatkan tata cara (tutorial) mengenai proses setting blogspot tersebut, tinggal buka dasbor> setting> basic. (ikuti petunjuk selanjutnya pada tutorial yang diberikan)

*Didalam proses setting menyetting blogspot, kita akan diminta masuk ke dalam Cpanel, Nah, untuk membuka Cpanel ini, caranya adalah masuk ke inbox email kita, temukan email dari qwords mengenai Cpanel, disitu akan tertera link masuk ke Cpanel, sekaligus akun dan password yang harus kita gunakan*

*Nah, ini langkah terakhir, ikuti petunjuk yang ada pada tutorial untuk menyetting blogspot, sesuaikan saja dengan apa yang diminta oleh tutorial tersebut. Tinggal masukkan kode-kode saja, tapi sometimes ini agak membingungkan untuk yang awam kek saya ini*

*Setelah melakukan semua perintah pada tutorial, kembali ke dasbor blogspot, kemudian klik simpan. Apabila muncul error 12, maka ada yang salah pada langkah penyettingan, coba ulangi dengan teliti*

*Apabila sudah selesai, maka lihatlah! Sekarang blogspot.com sudah berubah menjadi .com*



Notes: menurut petunjuk, proses peralihan ini akan memakan waktu 1-2 x 24 jam. Tapi yang saya alami sih gak terlalu lama, langsung bisa diakses setelah sukses disetting. 



Tips: Jangan pernah malu dan ragu untuk bertanya kepada CS, apapun itu, sekecil apapun masalahnya. Tagihan berlaku 1x24 jam, jadi jangan telat aja bayarnya, dan jangan lupa konfirmasi. Teliti ketika melakukan setting, saya suka nggak teliti sih, jadi rada lama gitu melototin layar laptopnya. 


Alhamdulillah, sekarang blog saya yang semula www.tettytanoyo.blogspot.com, kini menjadi www.tettytanoyo.com   





Semoga Bermafaat :)


Related Post:

Agar Postingan Tidak Bisa di Copy Paste






[Tips] Untuk Perempuan yang Tidak Terbiasa Memakai Make Up


Perempuan identik dengan dandan? Gak juga deh kayaknya. Banyak juga lho perempuan yang gak suka sama sekali pake make up, kecuali buat kondangan, itupun dilakukan dengan sangat terpaksa. 

Sebelum nikah, saya menjadi bagian dari perempuan diatas. Gak suka dandan, gak suka make up sama sekali, yang saya punya cuman satu. Bedak bayi, tok! and kalo lagi gak males kadang-kadang suka pake pelembab wajah. Biar nggak gosong atau kusem-kusem amat.

Eniwei, setelah menikah. Saya memiliki 'sedikit' perubahan, ya cuman sedikit aja lah pokoknya. Dibandingkan masa lalu, saya mulai mencoba untuk belajar pake bedak dengan sewajarnya perempuan yang sudah dewasa, apalagi kalau mau kondangan. Gak mungkin kusem bin kucel polos aja kayak dulu lagi. 


--------------------

Dan akhirnya saya membuat beberapa percobaan dengan membeli beberapa produk make up. Biasanya saya terhasut sama iklan, atau omongan temen. Seiring berjalannya waktu, ada beberapa make up yang sepertinya 'gue banget'. Gak ribet, makenya gak lama, dan gak buang budget banyak juga pokoknya.


Cekidot yuk disini...



1. Eyeliner

Ternyata mata itu lebih bagus kalau ada item-itemnya gitu yaaaa *baru nyadar* *digeplak sendal sama SPG kosmetik*

Eyeliner Crayon dari Revlon

Ini Eyeliner pertama saya, eye liner crayon. Kenapa pake eyeliner crayon? gak pake cat air aja sekalian. Mwaaahahahaha. Jawabannya adalah eyeliner ini cara pakenya gampang, gak belepotan, dan color stay. 

Untuk tau eyeliner mana yang paling cocok, saya mencoba beli dua eyeliner, yaitu dari Revlon dan Maybelline. 


Eyeliner Crayon dari Maybelline
Setelah saya coba dan saya pertimbangkan, ternyata saya lebih cocok menggunakan eyeliner crayon dari Revlon. Karena lebih kuat, tidak mudah patah. (soalnya yang pake lebih biasa ngecat tembok daripada pake eyeliner)

Gak kebayang, kalo saya pake yang liquid eyeliner, bisa-bisa satu kelopak mata penuh sama eyeliner semua.



2. Eye Shadow

Kenapa eye shadow jadi penting buat saya? ini semua gara-gara mbak Soimah. Menurut saya, dia adalah perempuan yang paling keren kalau pake eye shadow warna hitam *jadi weh si sayah nurutan*

Tapi, saya mah belum pede kalo harus pake yang warna hitam, nanti bisa disangka Mrs. K. kikikikikikiikk... Jadi, saya coba beli yang warnanya rada gelap sedikit aja, dan pilihannya jatuh kepada warna cokelat. 

Eye shadow Wardah


Saya sengaja beli dua jenis warna coklat, yang series F mengandung "blink-blink" aka glitter, supaya lebih terkesan agak glamour, eccieeh glamour, pake eyeliner liquid aja gak bisya. Dan yang series G adalah yang polos-polos ajah, gak pake glitter, ini dipake buat acara yang gak terlalu resmi. Sedangkan yang ada glitternya sengaja buat dipake kondangan.


3. Lipstik

Untuk lipstik saya juga suka pake warna yang sangat-sangat natural, dan kebetulan saya emang suka banget warna pastel yang lembut. Gak berani sangat kalau harus pake lipstik warna merah darah, atau ungu. Jadi, pilihannya jatuh ke warna coklat (lagi). 

Exclusive Lipstik Wardah


kalau lagi gak mood buat pake lipstik biasanya saya pake ini aja:


Baby  Lips Maybelline

Baby lips ini praktis bingit, warnanya juga cuman sekedarnya doang, gak terlalu pink, tapi tetap bisa membuat wajah tidak terlalu pucat.



4. Bedak

Supaya praktis, saya pake compact powder yang warnanya juga natural, sesuai sama warna kulit wajah. Saya gak mau jadi alay karena warna bedak yang telalu terang supaya dibilang punya kulit putih. 

Pernah loh saya liat perempuan wajahnya warna pink! iya warna pink. Saya juga gak ngerti kenapa wajahnya bisa begitu, tapi ya aneh lah, kontras banget sama warna kulit leher and tangannya.

Bedak  dari Maybelline
Sebenernya saya gak cocok cocok amat pake yang ini, apalagi kalau udara yang lagi panas-panasnya, ditambah wajah saya yang agak berminyak, jadi saya lebih sering pakai bedak bayi. Bedak bayi ampuh banget buat wajah yang cenderung berminyak, tapi kalau udara sedang sejuk kayak di Bandung, saya lebih suka pake bedak dari maybelline ini. 

atau kalau lagi bosen pake bedak (pake bedak juga ternyata bisa bosen) saya coba pake BB cream, yang katanya bisa digunakan juga buat alas bedak. Ini juga sebenernya BB cream hadiah, gak sengaja beli. 




BB cream ternyata memiliki beberapa manfaat
Tapi BB cream ini sangat jarang saya pakai, karena suka nampak mengkilat juga kadang-kadang.


---------------


Jadi intinya, saya dulunya gak suka pake make up sama sekali. Trus nyoba beberapa produk dan ternyata hanya cocok dengan beberapa item produk saja. 

Kok gak pake blush on? gak pake mascara? pensil alis?

Jujur, saya gak terlalu suka pakai blush on, karena saya pakai kerudung jadi saya merasa cukup saja dengan memakai bedak, tidak perlu membentuk/mendramatisir lagi wajah dengan blush on. Pun dengan mascara dan pensil alis, saya gak terlalu suka pakai karena gak bisa pakenya membuat mata saya jadi terlalu dramatis.



So far, ini aja sih yang biasa saya pake kalau mau kondangan atau acara resmi lainnya. Sisanya, kalau mau keluar rumah cuman pake pelembab sama bedak bayi doang. Ekekekek.


Pesan sponsor: ini semua hanya berdasarkan pengalaman pribadi dengan tingkat kecerdasan dan keterampilan memakai make up yang masih amat sangat minim. Mungkin tips ini bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Sekian dan terima gajih. 




Related Post: 

8 Benda yang Wajib Dibawa Saat Family Touring





[Tips] Untuk Perempuan yang Tidak Terbiasa Memakai Make Up


Perempuan identik dengan dandan? Gak juga deh kayaknya. Banyak juga lho perempuan yang gak suka sama sekali pake make up, kecuali buat kondangan, itupun dilakukan dengan sangat terpaksa. 

Sebelum nikah, saya menjadi bagian dari perempuan diatas. Gak suka dandan, gak suka make up sama sekali, yang saya punya cuman satu. Bedak bayi, tok! and kalo lagi gak males kadang-kadang suka pake pelembab wajah. Biar nggak gosong atau kusem-kusem amat.

Eniwei, setelah menikah. Saya memiliki 'sedikit' perubahan, ya cuman sedikit aja lah pokoknya. Dibandingkan masa lalu, saya mulai mencoba untuk belajar pake bedak dengan sewajarnya perempuan yang sudah dewasa, apalagi kalau mau kondangan. Gak mungkin kusem bin kucel polos aja kayak dulu lagi. 


--------------------

Dan akhirnya saya membuat beberapa percobaan dengan membeli beberapa produk make up. Biasanya saya terhasut sama iklan, atau omongan temen. Seiring berjalannya waktu, ada beberapa make up yang sepertinya 'gue banget'. Gak ribet, makenya gak lama, dan gak buang budget banyak juga pokoknya.


Cekidot yuk disini...



1. Eyeliner

Ternyata mata itu lebih bagus kalau ada item-itemnya gitu yaaaa *baru nyadar* *digeplak sendal sama SPG kosmetik*

Eyeliner Crayon dari Revlon

Ini Eyeliner pertama saya, eye liner crayon. Kenapa pake eyeliner crayon? gak pake cat air aja sekalian. Mwaaahahahaha. Jawabannya adalah eyeliner ini cara pakenya gampang, gak belepotan, dan color stay. 

Untuk tau eyeliner mana yang paling cocok, saya mencoba beli dua eyeliner, yaitu dari Revlon dan Maybelline. 


Eyeliner Crayon dari Maybelline
Setelah saya coba dan saya pertimbangkan, ternyata saya lebih cocok menggunakan eyeliner crayon dari Revlon. Karena lebih kuat, tidak mudah patah. (soalnya yang pake lebih biasa ngecat tembok daripada pake eyeliner)

Gak kebayang, kalo saya pake yang liquid eyeliner, bisa-bisa satu kelopak mata penuh sama eyeliner semua.



2. Eye Shadow

Kenapa eye shadow jadi penting buat saya? ini semua gara-gara mbak Soimah. Menurut saya, dia adalah perempuan yang paling keren kalau pake eye shadow warna hitam *jadi weh si sayah nurutan*

Tapi, saya mah belum pede kalo harus pake yang warna hitam, nanti bisa disangka Mrs. K. kikikikikikiikk... Jadi, saya coba beli yang warnanya rada gelap sedikit aja, dan pilihannya jatuh kepada warna cokelat. 

Eye shadow Wardah


Saya sengaja beli dua jenis warna coklat, yang series F mengandung "blink-blink" aka glitter, supaya lebih terkesan agak glamour, eccieeh glamour, pake eyeliner liquid aja gak bisya. Dan yang series G adalah yang polos-polos ajah, gak pake glitter, ini dipake buat acara yang gak terlalu resmi. Sedangkan yang ada glitternya sengaja buat dipake kondangan.


3. Lipstik

Untuk lipstik saya juga suka pake warna yang sangat-sangat natural, dan kebetulan saya emang suka banget warna pastel yang lembut. Gak berani sangat kalau harus pake lipstik warna merah darah, atau ungu. Jadi, pilihannya jatuh ke warna coklat (lagi). 

Exclusive Lipstik Wardah


kalau lagi gak mood buat pake lipstik biasanya saya pake ini aja:


Baby  Lips Maybelline

Baby lips ini praktis bingit, warnanya juga cuman sekedarnya doang, gak terlalu pink, tapi tetap bisa membuat wajah tidak terlalu pucat.



4. Bedak

Supaya praktis, saya pake compact powder yang warnanya juga natural, sesuai sama warna kulit wajah. Saya gak mau jadi alay karena warna bedak yang telalu terang supaya dibilang punya kulit putih. 

Pernah loh saya liat perempuan wajahnya warna pink! iya warna pink. Saya juga gak ngerti kenapa wajahnya bisa begitu, tapi ya aneh lah, kontras banget sama warna kulit leher and tangannya.

Bedak  dari Maybelline
Sebenernya saya gak cocok cocok amat pake yang ini, apalagi kalau udara yang lagi panas-panasnya, ditambah wajah saya yang agak berminyak, jadi saya lebih sering pakai bedak bayi. Bedak bayi ampuh banget buat wajah yang cenderung berminyak, tapi kalau udara sedang sejuk kayak di Bandung, saya lebih suka pake bedak dari maybelline ini. 

atau kalau lagi bosen pake bedak (pake bedak juga ternyata bisa bosen) saya coba pake BB cream, yang katanya bisa digunakan juga buat alas bedak. Ini juga sebenernya BB cream hadiah, gak sengaja beli. 




BB cream ternyata memiliki beberapa manfaat
Tapi BB cream ini sangat jarang saya pakai, karena suka nampak mengkilat juga kadang-kadang.


---------------


Jadi intinya, saya dulunya gak suka pake make up sama sekali. Trus nyoba beberapa produk dan ternyata hanya cocok dengan beberapa item produk saja. 

Kok gak pake blush on? gak pake mascara? pensil alis?

Jujur, saya gak terlalu suka pakai blush on, karena saya pakai kerudung jadi saya merasa cukup saja dengan memakai bedak, tidak perlu membentuk/mendramatisir lagi wajah dengan blush on. Pun dengan mascara dan pensil alis, saya gak terlalu suka pakai karena gak bisa pakenya membuat mata saya jadi terlalu dramatis.



So far, ini aja sih yang biasa saya pake kalau mau kondangan atau acara resmi lainnya. Sisanya, kalau mau keluar rumah cuman pake pelembab sama bedak bayi doang. Ekekekek.


Pesan sponsor: ini semua hanya berdasarkan pengalaman pribadi dengan tingkat kecerdasan dan keterampilan memakai make up yang masih amat sangat minim. Mungkin tips ini bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Sekian dan terima gajih. 




Related Post: 

8 Benda yang Wajib Dibawa Saat Family Touring





Kartu yang Tertukar [Teliti Ketika di Jalan TOL]


Kejadian ini terjadi ditahun 2012, tepatnya ketika saya melakukan Praktek Kerja Lapangan di Balai Latihan Tenaga Kerja Luar Negeri (BLTKLN)  Jalan Soekarno Hatta Bandung.

Hampir setiap pagi saya berangkat PLP lewat jalan Tol, nebeng sama temen. Kita memilih lewat TOL karena jarak antara rumah dan tempat PLP lumayan jauh. Rumah kitadiBandung Utara (Geger Kalong) sedangkan BLTKLN ada di Bandung Selatan. Daripada kejebak macet di Sukajadi, IP, atau Otista, mening lewat TOL aja, toh cuman 2,500 rupiah waktu itu *kibas dompet* 


Seperti biasa, setiap pagi kita lewat TOL lewat gerbang Pasteur dan kemudian exit di pintu TOL Pasir Koja. Namun, suatu pagi kita nyaris berantem sama petugas JM, kenapa? Karena kita diminta bayar TOL 50,000 yang bisanya cuman 2,500. Kita gak mau bayar, antrian mobil belakang makin panjang, dan akhirnya kita disuruh menepi ke pinggir jalan dan ketemu sama staff kantor Jasa Marga. 

Petuga loket TOL ngadu ke staff JM kalau kita gak mau bayar TOL, kemudian staff tersebut datang menghampiri kami dengan nada yang agak tinggi.

"Kenapa gak mau bayar TOL?"
"Bukan gak mau bayar Bu, tapi kita biasa bayar cuman 2,500. Kita biasa kok bu lewat sini"
"Loh kan memang harus bayar 50,000, nih lihat tiketnya dari Gerbang TOL Cikarang Utama"
"Hah?"

Kita bingung dan melongo aja, kenapa bisa tiketnya dari Cikarang Utama, padahal kita masuk dari gerbang TOL Pasir Koja.

Si Ibu staff-nya ngotot, kita harus bayar 50,000. Barang buktinya adalah tiket kita dari gerbang TOL Cikarang Utama. 

Tapi kita tidak tinggal diam, untungnya di dalam mobil masih ada struk pembayaran TOL sebelumnya. Jadi, kira-kira kronologisnya begini:


Jam 7.00 kita berangkat dari TOL Pasteur (ambil tiket) 
Jam 7.20 kita keluar di TOL Pasir Koja (bayar 2,500, ada struknya)

Kita pergi ke BLTKLN di Jalan Soekarno Hatta, sekitar jam 10 kita pulang karena ada urusan mendadak ke kampus.

Jam 10.00 kita masuk TOL Pasir Koja (ambil tiket)
Jam 10.20 kita keluar TOL Pasteur (disini terjadi masalah, tiket TOL tertukar)


"Ini Bu, kita punya barang bukti, struk pembayaran tadi pagi exit di TOL Pasir Koja"
"Ya kan bisa aja kalian berangkat dari Pasir Koja langsung ke Jakarta"
"Coba deh Ibu itung waktunya, emang bisa kita berangkat dari Bandung-Jakarta-Bandung cuman 3 Jam?

Ibu Staff Jasa Marga itu juga jadi bingung, dia juga gak mikir sejauh itu. 

"Bu, tadi di gerbang TOL Pasir Koja, ngambil tiketnya gak pake mesin Bu, dibagiin langsung sama petugas pintu gerbangnya, mungkin disitu terjadi Human Error"
"Oke, kalau ada apa-apa saya telepon, saya minta no HP kalian"

Akhirnya kita diperbolehkan pergi dan bahkan belum sempat bayar TOL-nya.

------------

Pelajarannya, seringkali kita gak pernah perhatikan sama sekali yang namanya tiket TOL ketika nyetir mobil. Habis ngambil tiket biasanya langsung disimpen, gak pernah dilihat tulisannya, kita sudah sangat percaya dengan mekanisme yang sudah ada, gak pernah kita teliti sendiri.

Dari kasus saya tersebut, saya sendiri baru 'ngeh' kalau tiket ke Pasteur-Pasir Koja itu warna biru, dan tiket Pasteur-Cikarang Utama itu warna Cokelat. *tepok jidat* sampe warna tiketnya aja gak tau.

Walaupun kasus ini sepele, kemudian mungkin kejadiannya hanya memiliki peluang 0,01 persen, kita harus tetap teliti sebelum nanti terkena getahnya. Coba bayangkan kalau saya masuk tol Pasteurnya di sore hari dan menerima tiket yang salah, mana ada petugas yang percaya kalau saya memang benar-benar berangkat bukan dari Jakarta. Kecuali pihak JM mau meriksa CCTV dulu satu-satu.

Dan, kita sendiri akan mengalami kerugian, uangnya selisih 47,500 lho. *maksa*




Yuk ah teliti di jalan TOL, walaupun sepele, cuman liat tiket TOL. Semoga kejadian seperti ini tidak pernah terulang lagi.





















Kartu yang Tertukar [Teliti Ketika di Jalan TOL]


Kejadian ini terjadi ditahun 2012, tepatnya ketika saya melakukan Praktek Kerja Lapangan di Balai Latihan Tenaga Kerja Luar Negeri (BLTKLN)  Jalan Soekarno Hatta Bandung.

Hampir setiap pagi saya berangkat PLP lewat jalan Tol, nebeng sama temen. Kita memilih lewat TOL karena jarak antara rumah dan tempat PLP lumayan jauh. Rumah kitadiBandung Utara (Geger Kalong) sedangkan BLTKLN ada di Bandung Selatan. Daripada kejebak macet di Sukajadi, IP, atau Otista, mening lewat TOL aja, toh cuman 2,500 rupiah waktu itu *kibas dompet* 


Seperti biasa, setiap pagi kita lewat TOL lewat gerbang Pasteur dan kemudian exit di pintu TOL Pasir Koja. Namun, suatu pagi kita nyaris berantem sama petugas JM, kenapa? Karena kita diminta bayar TOL 50,000 yang bisanya cuman 2,500. Kita gak mau bayar, antrian mobil belakang makin panjang, dan akhirnya kita disuruh menepi ke pinggir jalan dan ketemu sama staff kantor Jasa Marga. 

Petuga loket TOL ngadu ke staff JM kalau kita gak mau bayar TOL, kemudian staff tersebut datang menghampiri kami dengan nada yang agak tinggi.

"Kenapa gak mau bayar TOL?"
"Bukan gak mau bayar Bu, tapi kita biasa bayar cuman 2,500. Kita biasa kok bu lewat sini"
"Loh kan memang harus bayar 50,000, nih lihat tiketnya dari Gerbang TOL Cikarang Utama"
"Hah?"

Kita bingung dan melongo aja, kenapa bisa tiketnya dari Cikarang Utama, padahal kita masuk dari gerbang TOL Pasir Koja.

Si Ibu staff-nya ngotot, kita harus bayar 50,000. Barang buktinya adalah tiket kita dari gerbang TOL Cikarang Utama. 

Tapi kita tidak tinggal diam, untungnya di dalam mobil masih ada struk pembayaran TOL sebelumnya. Jadi, kira-kira kronologisnya begini:


Jam 7.00 kita berangkat dari TOL Pasteur (ambil tiket) 
Jam 7.20 kita keluar di TOL Pasir Koja (bayar 2,500, ada struknya)

Kita pergi ke BLTKLN di Jalan Soekarno Hatta, sekitar jam 10 kita pulang karena ada urusan mendadak ke kampus.

Jam 10.00 kita masuk TOL Pasir Koja (ambil tiket)
Jam 10.20 kita keluar TOL Pasteur (disini terjadi masalah, tiket TOL tertukar)


"Ini Bu, kita punya barang bukti, struk pembayaran tadi pagi exit di TOL Pasir Koja"
"Ya kan bisa aja kalian berangkat dari Pasir Koja langsung ke Jakarta"
"Coba deh Ibu itung waktunya, emang bisa kita berangkat dari Bandung-Jakarta-Bandung cuman 3 Jam?

Ibu Staff Jasa Marga itu juga jadi bingung, dia juga gak mikir sejauh itu. 

"Bu, tadi di gerbang TOL Pasir Koja, ngambil tiketnya gak pake mesin Bu, dibagiin langsung sama petugas pintu gerbangnya, mungkin disitu terjadi Human Error"
"Oke, kalau ada apa-apa saya telepon, saya minta no HP kalian"

Akhirnya kita diperbolehkan pergi dan bahkan belum sempat bayar TOL-nya.

------------

Pelajarannya, seringkali kita gak pernah perhatikan sama sekali yang namanya tiket TOL ketika nyetir mobil. Habis ngambil tiket biasanya langsung disimpen, gak pernah dilihat tulisannya, kita sudah sangat percaya dengan mekanisme yang sudah ada, gak pernah kita teliti sendiri.

Dari kasus saya tersebut, saya sendiri baru 'ngeh' kalau tiket ke Pasteur-Pasir Koja itu warna biru, dan tiket Pasteur-Cikarang Utama itu warna Cokelat. *tepok jidat* sampe warna tiketnya aja gak tau.

Walaupun kasus ini sepele, kemudian mungkin kejadiannya hanya memiliki peluang 0,01 persen, kita harus tetap teliti sebelum nanti terkena getahnya. Coba bayangkan kalau saya masuk tol Pasteurnya di sore hari dan menerima tiket yang salah, mana ada petugas yang percaya kalau saya memang benar-benar berangkat bukan dari Jakarta. Kecuali pihak JM mau meriksa CCTV dulu satu-satu.

Dan, kita sendiri akan mengalami kerugian, uangnya selisih 47,500 lho. *maksa*




Yuk ah teliti di jalan TOL, walaupun sepele, cuman liat tiket TOL. Semoga kejadian seperti ini tidak pernah terulang lagi.





















Rasanya Menang GIVEAWAY Pertama Kalii ituuu...

Alhamdulillah...

Sujud syukur

*speechless*



Kemaren saya baru bisa internetan lagi, dan iseng-iseng cari pengumuman GA yang saya ikutin. Ternyata dari 3 GA yang saya ikutin, 2 diantaranya berhasil keluar menjadi tulisan yang terpilih menang dan tentunya akan dapatttt hadddiiiiaaahhhhhh..


Iyesss

Katrok banget kan?

Biariiinnnn...




GA pertama yang saya liat pengumumannya adalah dari:


thesultonation.blogspot.com


Tema GA nya adalah tentang Menikah.







Tulisan saya yang diikutsertakan dalam GA ini adalah tentang Menikah Saat Kuliah. 

Kemudian,

Pengumuman selanjutnya dari:


aisyahauliawahida.blogspot.com



Tulisan saya yaitu tentang suka duka berhijab dari TK sampe sekarang, bisa liat tulisannya disini.

Alhamdulillah, celengan mimpi di Tahun 2015 ini sudah terkabul satu per satu.

Dan, subhanalloh ya, takdir Alloh. 

GA pertama yang menang itu, hadiahnya gamis. Dan GA kedua, hadiahnya jilbab. Ngepas banget! Kebeneran sepupu bulan depan nikahan, bisa saya pake deh buat kondangan hadiahnya.


Mudah-mudahan kedepannya bisa sering posting tulisan, dan saya bersyukur ada banyak GA, Karena, jujur aja, kalau ide udah mentok buat nulis, GA itu semacam inspirasi tema untuk nulis lagi dan lagi. 


Sekali lagi terimakasih Mak Athiah dan Mak Aisyah. Semoga diberikan pahala yang sebesar-besarnya karena telah memberikan secercah kebahagiaan pada hati yang risau ini. 



Semoga sukses selalu :)